Hero episode 8

Written by Yui Shinji 0 comments Posted in:

Choi Il Doo benar2 stres, ia tidak menyangka Jo Yong Deok merekam percakapan mereka. Do Hyuk dan Yong deok duduk dan berdiskusi, Do Hyuk sangat cemas kalau Madam Park dan putranya sudah meninggal. Apa polisi sudah tahu hubungan Choi il Doo dengan pemilik night club yang menghilang. Yong deok hanya berkata, "Kita sudah membuka kartu kita, kita sekarang hanya bisa menunggu dan melihat."

Teman Do Hyuk yang lain masih mencoba mendapatkan pesangon mereka dari mantan Boss Monday Seoul, pria itu tidak mau bekerja sama dan mereka memaksanya menyerahkan mobilnya dan menandatangani surat perjanjian. Do Hyuk keluar dari kantor Yong Deok dan melihat kekacauan itu, Joon hyung tanya apa Do hyuk benar2 berniat menyerahkan rekaman itu pada choi Il Doo. Joon Hyung tidak percaya kalau Do Hyuk yang biasa mengejar berita besar dan ekslusif, akan menyerahkan petunjuk yang bagus ini.

Jae in juga bertemu Hae Seong dan ingin memastikan hubungan antara choi Il Doo dan PArk Su jeong. Hae Seong tidak memberikan jawaban yang jelas, tapi Jae In tahu tebakannya benar, bahwa Madam Park adalah simpanan Presdir Choi. Jae in merasa kecewa dengan Kang Hae Seong, "Aku benar2 menyukaimu. Karena kau adalah reporter paling terpercaya di Korea dan semua orang mempercayaimu, kau adalah reporter paling sukses. Tapi sekarang aku melihat pekerjaanmu adalah menyembunyikan hal2 tidak jujur yang dilakukan Choi Il Doo. Aku pikir kau adalah orang yang jahat, tapi aku salah. Kau bukan orang yang jahat. Kau..bukan manusia."

Jae in kembali ke kantor polisi dan diikuti oleh Do Hyuk. Mereka pergi ke ruang interogasi dan diikuti oleh detektif Na yang mencoba menguping pembicaraan mereka. Jae In menyimpulkan keterlibatan Choi Il Doo. Do Hyuk sudah tahu. Jae In mengucapkan selamat karena Do Hyuk akhirnya mendapat cerita yang eksklusif. Jae in ingin menemui Presdir Choi di kantornya dan ingin tahu dimana Park Su jeong. Do hyuk memohon agar Jae In tidak pergi. Jika polisi ikut campur, maka nyawa Madam Park dan putranya ada dalam bahaya. Jae in tanya, "Apa kau pikir mereka akan membunuhku?" Do Hyuk memutar rekamannya agar Jae In mendengar.

Presdir Choi juga memutar rekaman yang sama di depan Gong dan Hae Seong. "Ada 2 orang yang mengunjukkan gigi padaku." Hae Seong berkata, rekaman itu tidak bisa digunakan untuk mengambil tindakan hukum. Tapi jika bocor ke media, maka akan mengakibatkan bencana. Choi berkata, "Mereka menginginkan Su jeong dan anaknya untuk ditukar dengan rekaman."

Jae In tidak percaya, apa? Choi Il Doo yang membunuh orang tuamu? Kalau begitu buat artikel yang menghina Choi il Doo dan aku akan berusaha agar dia ditangkap dengan tuduhan penculikan. Do Hyuk tidak setuju, "Yang paling penting adalah membawa kembali kakak dengan selamat. Balas dendam tidak penting di sini, demikian juga cerita eksklusif. Orang itu lebih penting, Karena aku sudah mendapatkan ini, dia pasti akan menghubungiku."

Jae in ingin agar setelah Park Su jeong ditemukan, Do hyuk harus lapor ke polisi agar mereka bisa melindunginya. Do hyuk menolak, ia akan melindungi mereka sendiri.

Hae Seong ingin tahu dimana ibu dan anak itu berada. Gong menjawab, Park ada di RS, dan anaknya, aku sudah memerintahkan untuk menyingkirkan anak itu aku tidak tahu ia masih hidup atau sudah mati. Gong menekankan, Park Su jeong tidak boleh jatuh ke tangan Do Hyuk, dan ia akan mencari cara mendapatkan rekaman aslinya.

Hae Seong menjawab, "Apa ada urusanmu yang beres?" Hae Seong berkata pada Presdir Choi ia yang akan mengurus semuanya, Choi berkata pada Gong, "Biarkan Direktur yang mengurusnya."

Hae Seong bertemu Do Hyuk untuk negosiasi. HAe Seong janji akan membawa Madam Park besok pagi. Hae Seong berkata ia tidak tahu dimana anak Madam Park. Hae Seong berkata, "Aku tahu kau tidak punya bukti kalau anak itu adalah putra Choi Il Doo, dan orang yang menculik Madam Park bertindak atas keinginannya sendiri ketika mengambil anak itu. Aku tidak tahu apa2 mengenai itu."

Do Hyuk tidak percaya, Hae Seong, "Jika kau tidak percaya padaku, bagaimana kalau kita membuat perjanjian? Aku juga susah mempercayaimu. Kau bisa saja membuat rekaman lain." Do Hyuk berkata, "Aku tidak melakukan hal semacam itu. Kau seharusnya tahu itu." Hae Seong, "Aku ingin tahu, apa istimewanya Park Su Jeong sehingga kau mau menyerahkan rekaman itu demi dia? Bukankah ini kesempatan bagimu untuk menuntut balas kematian orang tuamu?"

Do Hyuk, "Aku tidak merasa seperti itu. menyelamatkan nyawa orang ajuh lebih penting sekarang."

Hae Seong, "Itulah mengapa kau tidak pernah behasil, kau terlalu baik, terlalu polos, terlalu berbudi. Itulah mengapa kau tetap dimana kau ada sekarang."

Do Hyuk, "ini belum berakhir, aku tahu masih ada yang lain lagi." Hae Seong percaya Do hyuk tidak akan bisa mengungkap segalanya. Do Hyuk melihat celah, ia berkata, "Maka, pasti ada sesuatu yang harus diungkap. Sepertinya cukup membuatmu cemas. Iya kan?" Hae Seong sadar ia kelepasan bicara. Dan ia pergi.

Ternyata percakapan mereka di dengarkan juga oleh Jae In yang berkeras untuk ikut. Ketika mereka meninggalkan tempat itu, Do Hyuk tanya, apa Jae In baik2 saja. JAe in. "Aku tidak menyangka, Kang HAe Seong adalah orang seperti itu." Do Hyuk mengalihkan pembicaraan dan tanya apa Jae In percaya kalau hae Seong tidak tahu dimana anak itu berada? JAe in tidak yain, tapi ia masih mau menemukan anak itu.

Jae in memutuskan untuk menutup kasus ini secara resmi dan mengadakan penyelidikan rahasia. Do Hyuk kaget, Jae in sangat ketat dengan prosedur dan ia melakukan hal seperti ini? JAe in berkata, "Aku paling2 akan kehilangan kesempatan untuk dipromosikan."

Jae In merasa tidak enak karena awalnya ia hanya mendengarkan Hae Seong dan selalu salah paham dengan Do hyuk. Do hyuk menjawab, "Aigoo, jadi sekarang kau baru terbuka matamu pada kebenaran?" Jae in tanya apa Do Hyuk akan bertemu hae seong besok? Iya kata Do Hyuk, apa kau mencemaskanku? Sedikit kata Jae In. Do Hyuk membalas, kalau begitu kau harus mengajarku kickboxing. Jae in : "Bukankah kau berbakat untuk melarikan diri?"

Do Hee membawakan susu untuk Do Hyuk dan memancing Do Hyuk ada apa, karena Do hee melihat ada yang mengganggu Do hyuk. Do hee yakin pasti soal wanita. Tapi Do Hyuk tidak terpancing dan menurutnya lebih baik Do hee tidak perlu banyak tahu demi keselamatannya. Kakaknya itu bahkan tidak pernah tahu kalau kematian orang tua mereka adalah karena pembunuhan berencana dan bukan kecelakaan lalu lintas biasa.

Paginya, Jae in keluar kamar dan bersiap ke kantor, ia melihat ibunya terpaku pada TV dan berkata ia akan memilih Choi Il Doo karena ia tampan, Choi juga sangat memperhatikan keluarga, dan kehidupan pribadinya bersih dari skandal, oh ya..Choi juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Jae In berkata, "Aku baca koran, mendengar radio, dan mempercayai semua itu adalah kebenaran. Sepertinya hidup kita sudah dibodohi."

Rekan2 Do Hyuk sibuk dengan pekerjaan-nya masing2, mereka akhirnya menyadari kalau Do Hyuk diam saja dan hanya memandangi ponselnya, Do hyuk menunggu telp dari Hae Seong.

Hae Seong benar2 menuju ke RS dimana Park Su jeong ditahan. Hae Seong menelp Do hyuk dan menuju ke lokasi yang dijanjikan.

Do hyuk mengantongi tape-nya dan akan keluar. Joon Hyung rekannya masih merasa Do hyuk menyia-nyiakan bukti. Do hyuk minta pada Bi Dam eh Eun Shik untuk menghapus nama Madam Park dan putranya dari kolom orang hilang. Tapi justru karena ini Eun Shik melihat ada orang yang menulis bahwa ia melihat wanita mirip Park di sebuah RS. Do hyuk langsung membuat rencana. Ia tetap akan menemui Kang Hae Seong sementara teman2nya mencoba melacak Madam Park. Do Hyuk berkata terakhir kali telp Park dipakai ada di sekitar kampung halamannya.

Reporter Na Ga Yeon, Man Soo, dan Joon Hyung menyelidiki RS terdekat, sementara Eun Shik melacak IP address orang yang sudah memberi info pada mereka.

Yong Deok sempat berbicara dengan Do hyuk sebelum Do hyuk berangkat. Tapi belum tahu apa yang dikatakannya.

Man Soo, Ga Yeon, dan Joon Hyung mencari RS itu, sementara Do hyuk menunggu Hae Seong. Tiga teman Do hyuk akhirnya menemukan RS yg dimaksud dan mereka melihat Madam Park di sebuah jendela, tepat saat Hae Seong tiba untuk bertemu Do Hyuk. Do Hyuk mencoba melihat wajah wanita yang duduk di kursi belakang mobil Hae Seong, tapi sebelum HaeS Seong melihat Do Hyuk, teman2nya menelp kalau mereka melihat Park.

Ini sedikit membingungkan Do hyuk, jika madam Park masih di RS, siapa wanita itu? Apa Kang Hae Seong berniat menipunya?

Akhirnya Do Hyuk dkk menyusun rencana lagi. Mereka akan menyelinap ke RS. Do Hyuk dan Man Soo menyamar sebagai dokter lengkap dengan baju putih dan stetoskop :) Terus Na Ga yeon sebagai istri yang sakit jiwa yang perlu perawatan RS, Joon Hyung sebagai "suami" Ga yeon yang capai dengan keadaan isterinya dan berniat membawa Ga yeon ke RS. Ga yeon sukses membuat kekacauan di bangsal wanita sehingga menyita perhatian semua staf dan perawat RS, Do Hyuk dan Man Soo pura2 menenangkan Ga yeon, Do hyuk dengan lihai menyelipkan tangan ke saku seorang suster untuk mencuri kuncinya.

Do hyuk bisa leluasa menyusuri kamar demi kamar di RS, dan akhirnya menemukan Park! Hanya Park tidak mengenalinya, Do hyuk tertegun, wanita yang telah dianggapnya kakak dan sangat baik padanya sudah seperti mayat hidup dan tidak ingat apa2. Ini mungkin karena pengaruh obat penenang yg terus2an disuntikkan. too bad.

Do Hyuk berhasil menyelundupkan Park keluar dari RS. Saat di jalan, Do Hyuk menerima telp dari Hae Seong, mengapa Do Hyuk belum datang juga.

Do Hyuk akhirnya menemui Hae Seong, dan menyerahkan tape itu. Hae Seong tanya apa ini asli, Do Hyuk mengiyakan, "Apa kau pernah melihat aku bohong?" Hae Seong melempar tape itu ke sungai Han. Do hyuk melihat ke belakang kursi dan benar saja, wanita itu bukan Park. Do hyuk kecewa, "Aku percaya padamu."

Hae Seong : "Aku tahu kau percaya padaku."
Do Hyuk : Apa yang kau dapatkan dari ini? Do hyuk marah dan menarik baju Hae Seong, Jawab aku, dasar brengsek! apa yang kau dapatkan?
Hae Seong : Benar kan? kau selalu emosional dan impulsif. Itulah mengapa kau tidak pernah mengalahkan aku.
Do Hyuk : Kau brengsek! Ada hal yang bisa dan juga tidak bisa kau lakukan pada manusia.
Hae Seong : Tidak ada hal seperti itu.
Do hyuk : Apa?
Hae Seong : Tidak ada hal yang tidak bisa kau lakukan. Do Hyuk langsung memukul Hae Seong.

Do Hyuk berkata Seseorang dikatakan sebagai orang paling buruk di dunia jika mereka melukai orang lain untuk kepentingan mereka. Do Hyuk pergi dan do hyuk ingat kata2 Yong Deok sebelum pergi, "Seperti orang yang sedia payung sebelum hujan dan membeli asuransi sebelum terjadi kecelakaan, aku selalu membawa pisau tajam di kantongku untuk jaga2." Do hyuk membawa rekaman lain di kantongnya.

Do Hyuk membawa Park Su jeong ke rumahnya dan minta kakaknya menjaganya. Do hee dan anak2nya merawat Park. Sol memberikan kain bersih dan ia tanya, "Ibu, dimana letak sakit nya?" Do Hee menjawab, "Hatinya, mungkin yang paling sakit." Jung kecil mendengarnya dan ia memegang tangan Park dan Madam Park mengira Jung adalah Han kyul anaknya dan ia memeluk Jung. Jung bingung tapi diam saja, anak ini tahu Madam Park sedih.

Do hyuk dan Yong deok bertemu dan mendiskusikan apa yang akan dilakukan. Do hyuk ingin menulis cerita ini dan menyebarkannya di media besar. Yong deok minta Do hyuk hati2. yong Deok tanya mengenai Han Kyul, anak Park. Yong Deok, "Kau tahu persis kau tidak bisa mempercayai apapun yang mereka katakan, kan? Orang2 tidak seperti dirimu. Sebelum kami menemukan anak itu, jangan terlalu memaksa."

Do Hyuk bertemu Jae In dan memberitahukan bahwa Su jeong sudah aman. Dan Do Hyuk masih punya rekamannya. Tapi Do hyuk masih belum tahu dimana Choi Han kyul. Do hyuk berkata, "Aku sangat marah, aku kira aku mungkin akan gila. Aku ingin pergi dan mengalahkannya. (maksudnya Choi)" Jae in menjawab, "Kalahkan dia dengan caramu."

Do hyuk malam itu, duduk di depan komputernya dan mengumpulkan semua artikel2 tentang kejahatan Choi Il Doo. Do hyuk lembur lagi sampai pagi.

Di kantor polisi, Jae in memulai niatnya untuk menyelidiki Choi Han kyul secara diam2. Detektif Oh mendukung, Detektif Na tidak terlalu.

Jae in mengunjungi Do hee dan ia ingin bertemu Park Su jeong. Do hee juga tidak terlalu suka pada Jae in. Selama Do hee merawat Park, menyuapinya, Jung kecil selalu memegang tangan Park.

Do hee berkata agar Jae In konsentrasi mencari anak Madam Park. Jae in berkata agar Do hee tidak perlu cemas, polisi sedang melakukan apa yang bisa mereka lakukan. Lalu Sol menyuarakan apa yang ada di kepalaku selama ini, "Bagaimana kau menyebut dirimu polisi? Terus terang, bukankah pamanku mengerjakan semuanya? Jadi apa saja yang dilakukan polisi sebenarnya?"

Jae In langsung kena, "Hei, aku harap kau tidak ikut campur jika orang dewasa sedang bicara."
Sol, "Jadi sekarang aku tidak bisa menggunakan mulutku sendiri untuk bicara?"
Jae In, "Apa kau tahu kau ini sangat mengurusi pamanmu?"
Sol, "Memangnya kenapa dengan pamanku?" dan Do hee hanya bisa memandang saja keduanya. hihi..

Do Hyuk bertemu dengan kepala proyek dari perusahaan saingan DAESE. Pria itu memberikan salinan dokumen penawarannya. Ketika dibandingkan dengan penawaran DAESE, terlihat jelas perbedaannya. Penawaran prsh pria itu jauh lebih rendah dari penawaran DAESE. Jadi ia ditolak. Ia minta Do Hyuk janji untuk merahasiakan identitasnya. Do hyuk janji. Tapi, seseorang melihat keduanya bersama.

Ternyata Gong, ia mendapat laporan bahwa Do hyuk terus saja menanyakan mengenai penawaran dan apa mereka menerima sesuatu dari DAESE. (agar semua penawaran ada di bwh DAESE, maka mrk disuap). Gong mengingatkan apapun yang ditanyakan Do Hyuk tidak boleh dijawab.

Ketika Do hyuk melanjutkan penyelidikannya mengikuti Anggota Konggres Park, Pihak Choi Il Doo menyadari bahwa Par Su jeong menghilang dari RS. Do Hyuk mengikuti Anggota Konggres Park ke kantor DAESE, dan memutuskan untuk menemui HAe Seong.

Do Hyuk masuk ke kantor Hae Seong dan tepat saat mereka menerima berita itu.

Hae Seong, "Apa ini perbuatanmu?"
Do Hyuk, "Apa? Ah..maksudmu apa aku mengambil Park Su jeong dari sana? Aku tidak tahu apa2."
Hae Seong, "bagaimana dengan rekaman aslinya ? Tape itu bukan yang asli?"
Do Hyuk, "Yang kau lempar ke sungai Han itu? Itu asli. Yang kumiliki...ia meraih sesuatu di kantongnya adalah kopian, Ya karena aku disini, aku pikir akan memberikannya."

Do hyuk mengikuti Hae seong dan setelah di luar ia memberi kode pada Jae in dll untuk membuntutinya.

Do Hyuk terima telp dari teman2nya di Yong Deok Ilbo, bahwa pria yang menculik Park Su jeong datang dan berkata perlu bantuan mereka. Sebagai gantinya ia akan menukar dengan Han Kyul. Staf Yong Deok ingin membawa polisi tapi pria itu menolak bicara jika harus bawa2 polisi. Ia ingin Yong deok Ilbo menjamin keselamatannya.

Do Hyuk tidak yakin apa ia bisa percaya dengan penculik ini. Do Hyuk melihat ke arah Yong deok, Yong Deok mengangguk, dan mereka mendapat informasi yang ingin mereka dapatkan.

Jae in mengikuti Hae Seong, tiba2 mendapat telp, ditemukan mayat seorang anak laki. Mereka ke kamar mayat, Jae in mengajak bibi yang merawat Han kyul, jaga2 siapa tahu itu Han kyul. Ternyata, saat Jae in, Detektif Na dan Oh, juga bibi itu melihat mayat anak itu, mereka shock. Bibi itu kaget sekali, itu memang Han Kyul. Bibi itu melihat kalung anak itu dan yakin itu pemberian Park Su jeong.

Do Hyuk sedang ke panti asuhan yang dikatakan penculik tadi dan ia sedang menanyai wanita di panti itu, Do hyuk menerima telp dari JAe in yang mengabarkan berita duka itu.

Di kesempatan lain, Choi Il Doo sedang memakai topeng politiknya sebagai sosok yang mencintai anak2, ia ada di sebuah TK dan menyanyi bersama anak2, Ho kyung main piano mengiringi ayahnya dan wartawan sibuk mengambil gambar Choi Il Doo.

Do hyuk shock dan ia sadar ini pengalihan. Pertama, Do hyuk dan Joon Hyung bergegas ke apartemennya, ia lega ketika tidak terjadi apa2 di rumahnya. Sol dan Jung bingung melihat pamannya. Tapi sadar, Yong Deok dalam bahaya, dan langsung bergegas ke kantor. Do Hyuk dkk, kaget saat masuk kantor dan melihat kantor dalam keadaan berantakan.

Eun Shik sadar dari pingsan-nya dan Yong deok hilang!

Do Hyuk menyadari yang terjadi dan tiba2 telp-nya berdering, dari Hae Seong, "Kau tahu apa yang hilang kan?"

0 comments:

Post a Comment