Reaksi Sang Mi adalah ketakutan, pertama karena rambut perak Min Jae. Kemudian karena Min Jae bersama Shin young.

Min jae mencoba santai dan bersikap, wah kebetulan sekarang kau bisa bertemu ibuku. Tapi Sang Mi tidak siap dan ia keluar. Min Jae berkata Sang Mi akan baik2 saja. Tapi Shin Young menyuruh Min jae menysul ibunya.

Min Jae menyusul ibunya dan seperti yang sudah dikira, ibunya mengomelinya. Sang mi bahkan baru tahu kalau Min jae tinggal dengan Ban Seok.

Shin young melihat saja semuanya dari jauh. Ia merasa kecewa. Min jae kembali ke meja mereka dan ia bohong dan berkata ibunya hanya shock karena rambutnya.

Shin young menampilkan wajah yang tabah. Min Jae menyadari perasaan Shin Young, tapi pura2 tidak tahu untuk menjaga perasaan-nya. Min Jae tahu Shin young hanya pura2 tabah.

Sang Woo, masih merasa stres, menelepon sang Mi. Sang Mi bingung tapi memutuskan untuk mengantar teh herbal untuk Sang Woo. Sang Woo demam. Sang Mi juga memasak makan malam untuk Sang Woo.

Min jae dan Shin young terus saja melanjutkan kencan mereka dengan jalan2 dan membeli topi bulu konyol di kaki lima.

Malamnya, Min jae memutuskan untuk ke apartemen. Min jae berpikir ibunya tinggal di situ dan sudah mengganti kuncinya karena Min jae. Sang Mi yang sebenarnya ada di dalam apartemen sekarang dengan panik menelepon Min jae dan berkata ia sudah menyewakannya.

Sang Woo mendengar percakapan mereka dan tanya mengenai putra Sang Mi. Sang Mi berkata ia hamil ketika masih kuliah dan usia putranya 24 tahun. Sang Woo juga bercerita mengenai mantan pacarnya, yang coba ia dapatkan kembali. Tapi Sang Woo berkata bahwa hati mantan-nya itu sudah di tempat lain demikian juga dengan hatinya.

Tiba2 mereka mendengar suara di pintu, Min Jae mencoba membuka pintu, ia mengira ibunya hanya menggertak saja. Sang Woo dan Sang mi panik. Tapi Sang Woo berkata biar ia saja yang membukanya, ia akan berkata ia adalah penyewa yang baru.

Min Jae di depan pintu tegang dan sang Woo juga tegang karena akan bertemu putra Sang Mi. Tapi Sang Woo tidak siap, ia tidak bisa membuka pintunya ia tidak siap menghadapi putra Sang mi.

Bu Ki pulang telat malam itu dan Shin Young langsung mengajukan banyak pertanyaan pada Bu Ki mengenai Sang Mi. Bu Ki hanya berkata bahwa Sang mi hanya kira2 10 tahun lebih tua dari mereka dan ia adalah pelanggan restaurannya.

Shin young merasa kacau dan Da Jung bergabung dengannya, Da jung juga masih pusing dengan urusan ulang tahunnya dengan Ban Seok. Mereka memutuskan untuk mati dan saling berpelukan.

Ban Seok ternyata sakit, dan waktu Da jung datang untuk minta maaf, Ban Seok terlalu sakit untuk mendengar permintaan maaf Da Jung. Sementara di kantor, semua orang melihat Shin Young dengan pandangan aneh dan stafnya mengatakan kalau semua orang bertaruh berapa lama Shin Young akan bertahan dengan Min Jae.

Min jae menghibur Shin young saat mereka berjalan dilorong sambil berpegangan tangan. Shin Young tanya apa Min Jae dekat dengan ibunya, iya kata Min jae. Shin young tanya apa mereka bohong saja dengan usianya, katakan dia baru 29 th. Min jae berkata tidak tanpa ragu. Min jae mengundangnya untuk makan siang dengan ibunya dan Shin young menolak dengan sopan, ini terlalu cepat.

Min jae turun dan menemui ibunya. Min jae cukup akrab dengan ibunya, ibunya tampak terbujuk oleh Min Jae, tapi tidak lama, Sang mi berkata bahwa "wanita seperti itu" tidak akan mengalami kesulitan menggoda anak seperti Min Jae. Min jae terus membujuk ibunya.

Sang Mi tidak mundur sama sekali, dan Min jae menyadari meyakinkan ibunya tidak gampang.

Sementara itu, Myung Seok menemui Shin young dan mengatakan bahwa ibu pacar muda Shin young ada di cafe. Shin young membalas dengan sarkastis, bahwa dia hanya memanfaatkan Min Jae dan pergi. Tapi Shin young tidak tahu Sang Mi mendengarnya...oops.

Shin Young menyadarinya dan ia mengejar sang mi bahkan memanggilnya "Ibu", Sang Mi tidak menyukainya.

Sang Mi minta Shin young tidak menemui Min Jae lagi dan minta kartu namanya. Sang Mi berkata ia tidak perlu menggunakannya. Shin young bersaha bersikap ramah tapi Sang Mi tidak terpengaruh dan ia pergi.

Ban Seok sebenarnya masih sakit, ayahnya datang dengan keranjang buah, katanya ada yang meninggalkan ini di depan pintu. Ban Seok membaca kartunya dan ia sadar itu dari Da Jung. Ban Seok mengejar Da Jung ke apartemennya. Da jung kaget saat membuka pintu dan melihat Ban Seok ada di depan.

Mereka akhirnya baikan dan Ban Seok mengumumkan kalau ayahnya setuju untuk bertemu Da Jung sekali lagi.

Shin young duduk sendirian dan menghindari Min jae, ia tidak mau diajak ke konser oleh Min Jae.

Sang Mi mau mencari kesalahan Shin young dari Bu ki, tapi Bu Ki benar2 keren..dia sama sekali tidak mengatakan apapun (nice buddy) dan ia menasihati agar Sang mi membiarkan saja keduanya.

Sang Mi mengakui Shin young tidak terlalu glamor seperti yang ia kira, mereka mungkin akan cocok sebagai sesama wanita tapi sebagai ibu Min jae, ia tidak bisa menerimanya. Bu ki berkata mengapa tidak menjadi keduanya saja?

Sang mi pergi ke apartemen Sang Woo dan menaruh teh herbal di kotak suratnya, Sang Woo mengetahuinya dan mengajak Sang mi kencan.

Shin Young duduk sendirian dan tebak siapa yang menemukannya ? Well tidak lain Ha Min jae kita hehe..

Mereka akhirnya pergi ke klub tempat konser.

Sang mi dan Sang Woo juga pergi ke klub yang sama. Sang Mi awalnya tidak menyadari keduanya, tapi saat Sang Woo menjawab telp, Sang Mi melihat ke sekeliling dan ia melihat Min jae dan Shin young, duduk tidak seberapa jauh dari kursi mereka sambil...

melakukan...well..Min Jae mencium pipi Shin young dan Min jae mau Shin young membalas mencium pipinya. Shin young tertawa malu tapi akhirnya ia memberanikan diri mendekat mau mencium pipi Min jae, hanya..Min jae sengaja menoleh sehingga mereka saling berciuman di bibir.

Wow..jelas sangat mengagetkan buat Sang Mi melihat anaknya beradegan seperti itu di depannya, tapi Shin Young juga kaget. Sang Mi keluar dari klub dan ia membuat alasan pada Sang Woo. Sang Woo tidak melihat keduanya. Sang Woo mengikuti Sang Mi keluar. sang mi bertemu dengan rekan suaminya.

Sang Woo mendekati sang Mi dengan bunga dan 2 kaleng bir. Keduanya memikirkan hubungan affair mereka dan berakhir dengan ciuman juga. Sigh..

Bu ki dan Da Jung sedang merencanakan sandiwara untuk menghadapi ayah Ban Seok. mereka membujuk Shin young ikut serta. Da Jung dan Bu ki memberi semangat pada Shin young agar ia berjuang untuk Min Jae.

Shin Young mengikuti saran temannya dan ia menyelinap ke studio Min jae, dan memainkan gitar Min Jae. Min Jae muncul dan ia mengajar Shin Young lagi cara main gitar dengan ekslusif, well aku tahu bagaimana biasanya org belajar gitar..so ini memang khusus cara mereka, astaga...

Mereka berkencan dan Min jae membeli bunga :

Suara Shin young : "Kami berjalan, dan berjalan, dan menghadapi gunung untuk didaki.
Kami hidup dan hidup, dan menghadapi hal-hal yang baru untuk dipelajari
Kami makan tiga kali sehari, tapi mencerna semuanya.
Bagaimana kami bisa hidup sekali hanya dengan satu pengalaman?
Setiap waktu kami mencintai kami belajar
Jika gunung muncul kami mendakinya
Ketika kukira aku tahu mengenai hidup
Itulah saat aku terlempar karena batu kecil.
Sekarang aku belajar hal baru
Musim semi sudah datang
Pria ini yang membawa musim semi padaku
Aku ingin berada di sisinya untuk waktu yang sangat sangat lama
Hari ini, dengan keberanian beratus-ratus lipat
Ini adalah Lee Shin Young."

Sekarang operasi Da Jung menuju pernikahan hehe...

Saat Da Jung dan Ban Seok menemui ayah Ban Seok, tiba2 mantan pacar Ban Seok menyerbu ke dalam, diperankan Shin young dengan penampilan aneh.

Kemudian Bu ki yang berperan sebagai kakak Shin young mengancam Ban Seok, untuk bertanggung jawab dan segera menikahi Shin Young.

Ayah Ban Seok ketakutan dan ia langsung menyetujui pernikahan Ban Seok dan Da Jung.

Dan...Da Jung benar2 menikah dengan Ban Seok akhirnya. Bu Ki dan Shin young muncul dengan baju pengiring pengantin warna pink. Shin young bahkan tanya, Apa aku harus mengenakannya? Bisakah kita melewatinya saja.

Min Jae mencoba sekali lagi membujuk ibunya. Ibunya tidak terpengaruh. Bahkan ia berkata ayahnya ingin bercerai tapi ibunya tidak akan mengijinkannya paling tidak sampai Min jae menikah.

Min Jae minta ibunya tidak seperti itu. Agar ibunya hidup seperti yang diinginkan ibunya. Sang mi berkata ia takut jika ia bercerai ia akan menyerah. Min jae merasa ibunya punya pacar.

Shin young mengalami kesuksesan lagi dalam pekerjaan-nya. Tiba2 Sang mi meneleponnya. Shin young gugup.

Shin Young bertemu sang mi di cafe dan Sang mi tanya apa Shin Young akan mengenalkan Min Jae pada orang tuanya, apa shin young serius dengan Min jae dan mempertimbangkan Min jae sebagai calon suami. Shin young menjawab ya.

Sang Mi megancam, ia adalah ibu yang biasa dan ia akan menyeret Shin Young dan berkata pada semua orang bahwa Shin young merayu putranya yang berusia 24 th. Shin Young tidak menyerah, ia tanya apa yang akan dilakukan Sang mi jika ia tetap menemui Min Jae.

Shin Young akan menemui Min jae tapi Sang Woo meneleponnya, ia mabuk dan mencari teman untuk sandaran. Dan ia sedang patah hati karena wanita yang dicintainya...sudah menikah...dan punya anak. Shin young merasa kasihan dan ia datang.

Mereka berdua sekarang cenderung sebagai teman baik, saling mengerti dan punya orang lain yang dicintai, dan mereka saling ngobrol dengan akrab.

Shin Young bertemu dengan Sang Woo di lobi apartemen Sang Woo. Mereka naik ke atas dengan berangkulan, dan Shin young berkata, "Ayo kita minum semalaman!" dan kebetulan..Sang Mi berjalan masuk dan melihat semuanya..

0 comments:

Post a Comment