Sinopsis Dong Yi episode 9

Written by Yui Shinji 0 comments Posted in:

Cha Cheon soo langsung lari menuruni bukit untuk mencari Dong yi. Sementara itu Dong yi ditahan oleh polisi dan barang2nya jatuh ke tanah.

Cha Cheon Soo sampai di pasar dan ia mencari Dong yi. Dong Yi berteriak apa yang terjadi mengapa ia ditangkap? Cha Cheon soo ingat saat Dong yi kecil melihat kearahnya saat akan naik ke perahu.

Seo yong gil ada di dept. musik dan ia merenung. Han Gun Gwan datang dan Seo Yong gil tanya dimana gadis itu? Han menjawab Cheon Dong yi tidak ada. Hwang Jung Gun tiba2 datang dan memanggil Seo yong Gil, "Tuan anda harus cepat, ada pembunuhan lagi." Seo yong gil kaget dan mereka bergegas.

Dong yi dibawa ke kantor polisi, ternyata di halaman sudah banyak orang. Penjaga berkata penjual obat di Gurigae dibunuh semalam. Jadi pagi ini polisi mengumpulkan semua saksi yang membeli atau bertemu dengan penjual obat itu kemarin. Termasuk Dong yi. Mereka semua diminta berbaris untuk ditanyai satu persatu. Dong yi menunggu gilirannya.

Pembantu Nyonya Yoon kaget saat ia melihat toko obat penuh polisi yang memeriksa sekeliling, Oya, ada yang hebat disini, cara polisi2 jaman Joseon memeriksa TKP lumayan lo..mereka menyelidiki sampai sidik jari dan memeriksa setiap bahan obat.

Nyonya yoon kaget saat mendengar penjual obat itu terbunuh, ia mengeluh, mengapa dia harus terbunuh saat mereka kemarin menemuinya? Apakah anak itu juga dijadikan saksi?

Di kantor polisi, Dong yi gelisah. Ia bingung bagaimana menjelaskan untuk siapa ia beli obat. Kemudian penjaga memanggil Choi Dong Yi. Polisi bertanya, melihat seragam-mu kau ini pelayan istana kan? penjaga berkata ia adalah pelayan dari dept. musik. Polisi itu mengerti. seo yong gil kembali ke kantor dan ia mendapat laporan bahwa semua saksi sudah dikumpulkan dan sedang ditanya. Seo yong gil memeriksa daftar nama saksi dan menemukan nama Cheon dong yi, Seo Yong gil tanya apa anak ini dari dept. musik? Penjaga membenarkan dan sekarang sedang ditanyai. Seo Yong gil langsung bergegas pergi.

Polisi tanya apa Dong yi meninggalkan toko obat sekitar jam 9 malam? Dong yi membenarkan. Lalu ia tanya lagi atas perintah siapa Dong yi keluar beli obat? Karena kau adalah pelayan istana pasti kau beli obat untuk dibawa ke istana. Dong yi berkata tentu saja perintah musisi. Polisi tanya apa benar Dong yi memberikan obat itu untuk para musisi? Dong yi berkata, Anda harus tahu bahwa para musisi itu sering mengeluh sakit maka ia harus pergi beli obat. Polisi itu marah, beraninya kau berbohong di tempat ini! Polisi itu berkata obat yang dibeli Dong yi ini adalah obat untuk kesuburan reproduksi wanita dan apa Dong Yi berharap dia percaya bahwa obat ini untuk para musisi? Polisi memanggil penjaga dan menyuruhnya membawa Dong yi, dia berbohong, paksa dia bicara jujur!

Tapi Dong Yi berteriak, anda tidak tahu, obat itu juga untuk melancarkan peredaran darah dan sirkulasi chi. Obat itu juga bisa mengurangi rasa sakit dan para musisi suka pusing dan kelelahan karena peredaran chi yang tidak baik itulah mengapa obat itu diperlukan.

Polisi minta hal itu diselidiki apa benar obat itu bisa juga dipakai untuk hal2 itu. Seo yong gil tiba dan berkata tidak perlu diperiksa lagi, yang dikatakan gadis itu benar. Polisi memberi salam pada Seo Yong gil. Seo Yong Gil melihat laporan dan melihat ke arah Dong yi, Dong yi berpaling dan ia takut Seo yong Gil mengenalinya, karena ia ingat dengan Seo Yong gil. Seo Yong Gil membenarkan obat itu bisa digunakan untuk memperlancar peredaran darah dan tidak perlu diperiksa lagi. Anak buahnya mengerti. Seo yong gil tanya apa dia pelayan dari dept musik itu? Han membenarkan, Seo Yong gil minta Dong yi dibawa ke kantornya. Han minta Dong yi mengikutinya.

Dong yi menunggu di kantor Seo Yong gil, Dong yi gelisah apa mungkin Seo yong gil mengenalinya...tidak mungkin, ini sudah 6 th, Seo Yong gil pasti sudah lupa wajahnya. Seo yong gil masuk dan minta Dong yi untuk duduk. Seo yong gil menenangkan Dong yi, ia bukan ditanyai karena kasus pembunuhan itu. Dong yi mengerti dan duduk dengan sedikit lega. Seo Yong Gil berkata hanya dengan melihat Dong yi, ia tahu bahwa Dong yi pintar. Ini tidak biasa karena Dong yi cuma pelayan. Seo Yong gil tanya apa namanya Cheon Dong yi. Dong yi membenarkan. Seo Yong gil tanya lagi apa nama keluarganya selalu Cheon? Dong yi kaget dan Seo Yong gil berkata ia tidak punya niat jahat ia hanya tanya. Seo Yong gil ingin tahu apa mungkin kau seseorang yang dulu ia kenal. Inilah mengapa Seo yong gil tanya. Dong yi mengerti.

Seo Yong Gil mengaku bahwa dia sudah mencari anak itu selama ini, anak itu sudah menghilang selama 6 tahun lalu dan keberadaannya tidak terlacak. Biarpun nama keluarga kalian beda tapi nama kalian sama, Dong yi. Jika anak itu masih hidup, dia pasti berusia sama dengan Dong yi sekarang. Seo Yong gil tanya apa mungkin Dong Yi mengenali dirinya, mungkin Dong yi pernah bertemu dengannya 6 th lalu? Dong yi pura2 ia tidak mengerti apa yang dimaksud Seo yong gil. Dong yi berkata ia tidak kenal gadis yang dimaksud, ia belum pernah bertemu Seo yong gil dan nama keluarganya benar2 Cheon. Dong yi menambahkan orang yang dicari Seo yong Gil ada di ibukota, sedangkan dia besar di Sung cheon, propinsi Pyeongando (skr letaknya di Korea Utara).

Dong yi berkata ia adalah pelayan di Gibang dan dijual ke dept. musik sebagai pelayan dan bagaimana ia bisa bertemu Seo Yong gil sebelumnya. Han masuk dan memberikan catatan mengenai Dong yi, Seo yong gil membacanya dan mengerti bahwa Dong yi adalah pelayan di Gibang di Sung Cheon dan ia bukan anak yang dicarinya. Dong yi lega.

Dong yi pergi dan Seo yong Gil membaca catatan mengenai Dong yi. Han tanya apa Seo Yong gil baik2 saja, Seo yong gil berkata tidak, ia benar2 kecewa, ia sudah menunggu saat2 ini, mungkin Han benar, anak itu sudah lama mati. Tapi jika dia masih hidup, Seo yong gil ragu apa anak itu mau bertemu dengannya, anak itu tidak akan mencoba menemuinya. Seo yong gil takut bahwa anak itu akan trauma dan melihatnya hanya sebagai kepala polisi yang mencoba menangkapnya. Han menghibur Seo Yong Gil. Dong yi meninggalkan kantor polisi dan teringat saat pertama ia bertemu Seo yong Gil.

Yeong Dal mondar mandir dan Hwang Ju shik datang. Apa hwang tahu apa yang terjadi dengan Dong yi? Mengapa Dong yi ditangkap polisi? Hwang berkata ia tidak tahu dan ia baru dengar penjual obat dibunuh dan mereka memanggil Dong yi untuk ditanyai. Hwang mengeluh panjang pendek, mengapa Dong yi di waktu senggangnya justru membuat masalah dengan polisi, dan apa ia benar2 ingin membuat Hwang tersiksa hidupnya, dsb dll Sampai akhirnya Dong yi pulang.

Hwang mau memukul Dong yi lagi, Yeong Dal menghalanginya dan mereka kaget melihat dong yi menangis. Dong yi minta maaf disela-sela isakannya. Hwang dan yeong Dal luluh dan tanya sebenarnya apa yang terjadi. Tapi dong yi pergi dengan menangis. Hwang tidak mengerti, Yeong dal menjelaskan, Dong yi pasti trauma dan Hwang mau memukulnya. Yeong dal menyusul Dong yi.

Dong yi ingat kata2 Seo yong gil, Yeong dal datang dan tanya apa Dong yi baik2 saja. Yeong dal kemudian berkata pada dirinya sendiri, ah aku ini bodoh sekali tanya pertanyaan seperti ini, jelas2 Dong yi tidak baik2 saja dan pasti mengalami pengalaman menakutkan. Dong yi mengaku, iya itu pengalaman menakutkan. Benar2 menakutkan. Yeong Dal berkata siapa yang tidak takut? Jika kau seperti ini terus kau mungkin akan sakit, sekarang kau tidurlah.

Dong yi, "Aku tidak akan tidur karena mungkin akan mimpi buruk." Yeong dal, "Mimpi buruk?" Dong yi, "Iya karena berbagai alasan malam ini kalau aku tidur, mungkin akan mimpi buruk, seperti dikejar2 orang seperti buronan karena ia adalah putri penjahat."

Dong yi ingat saat dia kecil dan dikejar2 polisi. Dan kemudian jatuh. Dong yi bertanya-tanya apa alasan Seo yong gil mencarinya, Dong yi melihat ke langit malam dan tanya pada ayahnya. Seo yong gil juga melihat langit malam. Dong yi memainkan haegeum untuk menenangkan syarafnya.

si Jun Sae a.k.a Cha Cheon So

Cha Cheon soo ada di tebing dan memegang ikat kepala dengan lambang Geumgae miliknya. Sukjong jalan bersama rombongannya dan ia tiba2 berhenti, ia memberi tanda Kasim untuk diam, Raja mendengar suara, pelayan lady Jang mendatangi Dong yi yang langsung menghentikan permainannya.


Kasim tanya ada apa, Raja berkata sepertinya tadi ia mendengar suara haegeum. Kepala Staf memberi salam, Baginda, semua tabib istana sudah menunggu di Balairung Utama. Raja, "Benarkah?" lalu ia bergegas kesana.

Di Balairung utama, Raja memeriksa laporan tabib istana, semua obat yang diramu untuk tonik Ratu. Raja heran apa masih belum ditemukan sebabnya, tabib istana minta maaf. Tabib istana merasa mungkin ada hubungannya dengan kesalahan penyimpanan, tapi ternyata tidak ada masalah. Tabib berkata kadang kala ada hal yang tidak bisa dijelaskan.

Raja berkata ini obat untuk Ratu, jadi harus benar2 diperiksa, Raja berkata bahwa dalam dunia ini semua masalah ada jawabannya dan semua hal bisa saja terjadi dan ditemukan. Sukjong berkata menurut yang ia ketahui, ada beberapa tanaman obat yang jika dicampur dalam satu kombinasi akan menjadi racun.

Tabib tanya apa maksud Raja seperti kontra indikasi? Sukjong membenarkan, tanaman obat bisa bermanfaat jika berdiri sendiri tapi jika dicampur dan dijadikan satu mungkin akan menimbulkan efek kontra dan jadi racun karena reaksi kimia. Sukjong menyebutkan beberapa contoh tanaman obat yang jika digabung bisa jadi racun. Tabib istana membenarkan, tapi obat untuk Ratu Inhyeon tidak mengandung tanaman obat yang bisa menyebabkan kontra indikasi.

sukjong membenarkan, mungkin seseorang melakukannya tanpa sengaja atau membuat kesalahan. Sukjong minta ini diselidiki, tabib mengerti. Sukjong menegaskan lagi, ini obat untukRatu Inhyeon, jadi mereka harus menemukan sumber masalahnya. Tabib istana akan melakukan yang sebaik-baiknya.

Dayang Chu menemui Dong yi, dan menegaskan apa Dong yi benar2 tidak berkata apapun tentang obat itu? Dong yi meyakinkan Dayang Chu kalau ia tidak mengatakan apa-apa. Dayang Chu berkata jika mereka tahu bahwa obat dari luar istana dibawa masuk ke dalam, ini bisa celaka. Dong yi tidak boleh mengatakan apapun pada siapapun. Dong yi mengerti.

Dayang Chu menghadap Lady Jang yang sedang bersama Nyonya Yoon. Dayang chu berkata untungnya pelayan itu tidak berkata apa-apa, ia ternyata cukup pintar sehingga polisi percaya ceritanya. Nyonya Yoon lega. Dayang Chu berkata Dong yi mungkin ketakutan tapi ia tidak gelisah sehingga mampu mengatasinya. Nyonya Yoon berkata ini bagus, dan ia berkata pada Lady Jang bahwa Lady Jang bisa tenang sekarang, anak itu bisa dipercaya. Jang mengerti dan minta dayang Chu pergi.

Nyonya Yoon berkata pada putrinya bahwa mereka beruntung karena Dong yi bisa dipercaya. dan mereka terhindar dari bencana. Lady Jang membenarkan, ia berkata sepertinya Dong yi sudah membantunya lagi. Nyonya Yoon menyesali tindakan cerobohnya dan Lady Jang menenangkan ibunya, semuanya baik karena tidak ada masalah bagi mereka. Tapi Lady Jang mengingatkan ibunya insiden ini tidak akan terulang lagi.

Dong yi menunggu di luar kediaman Jang dan pelayan datang membisikkan sesuatu pada Dong yi. Setelah itu pelayan lady Jang kembali ke dalam. Dong yi membungkuk dan pergi. Dong yi tidak sadar ada pelayan lain yang melihatnya.

Ternyata pelayan dari istana Ibu suri, ia lapor pada Dayang istana Do bahwa ternyata pelayan dari dept. musik itu. Dayang Do tanya, "Apa benar pelayan itu?" Pelayan Ibu Suri membenarkan. Dayang Do menghadap Ibu suri Myeongseong dan lapor bahwa ternyata pelayan dari dept. musik yang sering mengunjungi Lady Jang. Pelayan itu baru saja diperiksa sebagai saksi di kantor polisi karena kematian penjual obat. Menteri Jung mengatakan itu benar, semua yang bertemu penjual obat itu ditanya oleh polisi. Ibu Suri kemudian membuat kesimpulan, jika pelayan yang sering terlihat di kediaman Lady Jang juga ada di kediaman tukang obat untuk membeli obat apa munkin obat itu untuk lady Jang?

Menteri Jung membenarkan, Ibu Suri minta diselidiki lagi, jika benar, berarti langit sudah memberi mereka kesempatan, beraninya seseorang dari dalam istana memerintahkan untuk membawa obat dari luar istana, jika ini benar, mereka bisa membawa ini untuk melawan lady Jang dan menghukum mati Jang. Menteri Jung mengerti.

Paginya, Nyonya Park/isteri Oh Tae Pung membantu suaminya dan ia tanya ada perjamuan lagi? bukankah baru saja diadakan perjamuan? Oh Tae pung berkata ia tidak menyadari kalau dept. musik sangat rumit dan banyak urusan. Suaminya berkata ia akan terlambat pulang dan Nyonya Park cemas dengan kesehatan suaminya dan ia menyiapkan obat untuk suaminya. Nyonya Park berkata agar Oh Tae Pung menjaga kesehatannya karena ia bekerja untuk negara. Nyonya Park pergi mengambil obat. Suaminya minta maaf dan berkata apa yang bisa ia lakukan, disana banyak wanita muda dan cantik sementara disini sudah lapuk dan kering.

Oh Ho Yang melihat bajunya masih kotor tapi ia tidak menyadarinya sampai ia berpikir ini mungkin pekerjaan Dong yi dan ia jadi semangat. Oh Ho Yang pergi kerja dengan semangat.

Kim Heon tanya apa rencana Cha Cheon soo, Cha Cheon soo berkata ia tahu dong yi ada di ibukota, ia akan mencari Dong yi. Kim Heon berkata ibukota itu luas, apa Cha Cheon soo yakin ia bisa mencari Dong yi? Cha Cheon Soo berkata pertama, ia harus bekerja di kantor polisi, disana ada banyak catatan, ia bisa mulai mencari Dong yi dari catatan di sana. Kim Heon setuju.

Cha Cheon soo berkata ia tidak punya arah yang jelas, tapi ia akan mengumpulkan teman2nya yang tersisa dan akan membangun kembali Geumgae. Kim heon kaget. Cha Cheon Seo berkata selama ini ia hidup dalam rasa bersalah dan ia lupa apa yang harus ia lakukan, jika ia boleh hidup, maka ia akan mengikuti perintah Choi Hyo Won bahwa ia akan membangun kembali Geumgae. Kim Heon mengangguk.

Dong Yi ada di toko kain dan tanya berapa jumlah belanjaan-nya dan ternyata hanya 1 nyang. Yeong Dal teriak apa Dong yi sudah selesai belanja, Dong yi menjawab belum, Yeong Dal berkata jika sudah selesai, Dong yi menyusul ke kedai disana. Dong yi mengerti.

Dalam kedai, Yeong Dal dan Hwang Ju shik menikmati makan siangnya dan dayang Bong melambaikan tangan ke arah Hwang. Hwang salting dan minta Yeong Dal menanyakan pada Dayang Bong apa maunya. Ternyata setelah Yeong dal tanya, dayang Bong bukan melambai pada Hwang, ia minta agar Hwang minggir karena ia mengamati wanita yang duduk di belakang Hwang. Kemudian wanita itu pergi, dayang Bong dan temannya bergegas mengikuti. Hwang tidak terima dan mengejar dayang Bong.

Hwang mencoba menghalangi jalan Dayang Bong dan tanya mengapa ia berkedip padanya, bahkan Hwang mencubit pipi Dayang Bong. Dayang Bong kesal sekali dan anak buahnya datang, ternyata wanita itu kuat sekali, yeong Dal yang datang membantu Hwang langsung ditendang sampai jatuh, begitupun Hwang.

Wanita itu berkata, apa kalian tahu siapa dia? Dia adalah inspektur Bong dari Biro Penyelidik Internal, Dayang Bong murka, kalian dari dept musik kan? Kalian pasti mati! Lalu mereka pergi.
Hwang dan Yeong dal langsung shock dan ketakutan, bahkan Hwang langsung sesak nafas.

Dong yi melihat-lihat kain dan kebetulan, Dayang Bong dan anak buahnya bertemu dengan petugas lain di dekat Dong yi, Dong yi mencuri dengar, "Wanita itu lari, kami kehilangan dia di jembatan Gwanggyo." dayang bong berkata agar memanggil bantuan dari bagian Jambok. Mereka mengerti dan pergi. Dong yi melihat ke arah mereka dan bertanya2 apa yang terjadi.

Dayang Jeong

Wanita itu menutup kepalanya dan ia ketahuan, ia akan lari tapi terdesak, karena petugas datang dari segala arah. Dayang Jeong salah satu penyelidik berkata, "Kau tidak akan bisa lari lagi." Wanita itu berlutut dan mohon ampun. Dayang Jeong berkata kau penjahit istana kan? Kau mencuri dari istana, apa kau pikir kau bisa lolos? Bawa dia!

Dong yi mendengar cerita Yeong Dal. Yeong Dal kesal buat apa mereka harus berurusan dengan biro penyelidik internal, mereka akan mati. Dong yi berkata biro penyelidik internal adalah petugas yang menyelidiki dan mengawasi setiap hal yang tidak benar dalam istana dan menghukum yang salah. Yeon dal berkata kedudukan biro penyelidik internal ada dia atas semua wanita dalam istana, itu adalah tempat yang mengerikan, menakutkan. Yeong Dal berkata setiap pelayan atau budak yang dikirim ke penyelidik internal, akan keluar jadi mayat. Dong yi tanya apa benar mereka begitu menakutkan?
Yeong Dal berkata dan dia sudah melecehkan salah seorang petugasnya, dan itu semua salahnya kata Yeong Dal sambil menunjuk Hwang yang duduk stress. Dong yi mengeluh, "aku tahu kesukaan-mu pada wanita akan membawa bencana." Hwang tidak tahan lagi dan ia pingsan. Dong yi dan Yeong dal panik, "Tuan..tuan.."

Menteri Jung menghadap Ibu Suri. Ia berkata ia sudah membuat laporan tanpa nama atas pembelian obat itu dan tinggal menunggu hasilnya. Ibu Suri mengangguk puas.

Biro Penyelidik Internal mengumpulkan semua stafnya. Inspektur Kepala Penyelidik menunjukkan laporan tanpa nama yang menyebutkan bahwa ada pelayan yang sudah membeli obat dari luar istana dan dimasukkan dalam istana, ia minta Dayang Jeong menyelidikinya. Inspektur Kepala menyerahkan dokumen pada Dayang Bong untuk menangkap pelayan dari dept. musik itu. Dayang Bong mengerti. Dayang Jeong tanya siapa yang sudah memerintahkan membeli obat, Isnpektur berkata Lady Jang. Semua kaget.

Inspektur berkata jika ini benar, mereka harus memperluas penyelidikan di tingkat tertinggi dalam istana, jadi tidak boleh ada kesalahan dalam penyelidikan ini. Mereka mengerti.

Dayang Bong dan stafnya berbaris keluar, semua dayang dan pelayan yang melihatnya membungkuk dengan segan dan sedikit takut. Hwang Ju shik dan Yeong Dal sedang berjalan dan kebetulan mereka melihat rombongan Dayang Bong, mereka langsung ketakutan dan lari.

Dong yi sedang mencuci baju, tiba2 rombongan Dayang Bong datang dan mereka menangkap Dong yi.

Pelayan Lady jang lari dan lapor pada Dayang Chu ada masalah. Dayang Chu lapor pada Lady Jang, Dong Yi ditangkap Penyelidik internal, ini pasti tentang obat itu, apa yang harus kita lakukan Nyonya? Lady Jang kaget sekali dan dia belum punya jawaban.

Dayang Ratu Inhyeon juga lapor bahwa pelayan yang sudah membantu Lady Jang itu sekarang ditangkap Penyelidik internal. Dayang Ratu berkata bahwa Dong yi adalah pelayan dept. musik yang memecahkan misteri perubahan nada dan membebaskan Lady Jang dari semua tuduhan. Lalu mengapa anak itu ditangkap tanya Ratu? Dayang menjelaskan ini mungkin karena obat yang dibeli dari luar istana.

Dong Yi dibawa ke Penyelidik Internal. Dayang Jeong dan Inspektur Kepala menunggunya. Inspektur tanya apa dia adalah Cheon Dong yi dari dept musik? Benar. Inspektur tanya apa dong yi tahu alasan mengapa ia ditahan? Dong yi menggeleng karena dia memang tidak tahu. Inspektur minta Dayang Jeong menunjukkan surat petisi tanpa nama itu pada Dong yi dan minta Dong yi membacanya. Dong yi kaget. dayang Jeong berkata mereka sudah tahu kalau Dong yi bisa membaca.

Dong yi mengambil surat itu dan membacanya, Dong yi bergumam ini...

Inspektur membenarkan, Dong yi di sini karena obat yang ia bawa diam2 ke dalam istana. Lagipula pihak penyelidik sudah tahu kalau tidak ada musisi yang makan obat yang Dong yi beli. Inspektur minta Dong yi jujur dan mengatakan yang sebenarnya pada mereka tentang obat itu, dimana dan kepada siapa Dong yi memberikan obat itu.

Oh Tae Seok dan Oh yun menemui Lady Jang, mereka terkejut mengapa Lady Jang harus menyuruh pelayan membeli obat dari luar, bagaimana ia bisa begitu ceroboh. Dayang Chu membela LAdy Jang itu bukan kesalahannya itu karena...tapi Jang menyuruhnya diam.

Lady Jang berkata semua sudah terjadi dan semua kesalahan adalah kesalahannya dan ia membuat kesalahan dalam keputusannya dan ia minta maaf.

Oh Yun kesal, mereka sudah hampir menang tapi tindakan ceroboh Jang membuat mereka bagaikan hewan sembelihan yang siap dibantai. Oh Tae seok minta keponakannya diam, cukup. Ini semua sudah terjadi dan tidak akan berubah. Oh Tae Seok sekarang mencemaskan Dong yi, jika pelayan itu menyebut nama Jang maka Jang pasti akan diselidiki.

Lady Jang mengerti tapi bagaimanapun ini kesalahannya. Ia tidak bisa tidak bertanggung jawab. Oh Tae seok kaget. Jang berkata mereka sudah tahu, inilah mengapa mereka menangkap Dong yi, jadi ia harus pergi. Oh Tae seok melarangnya. Tapi Lady Jang tidak bisa membiarkan gadis miskin dan tidak bersalah itu diperiksa dan disiksa karena apa yang dilakukan Jang.

Oh Tae Seok berkata cukup, Lady jang akan dipromosikan menjadi selir resmi dan kau masih berkeras akan pergi ke tempat mengerikan itu, jika memang demikian di masa mendatang reputasi Jang sebagai selir akan ternoda oleh itu.

Oh yun minta anak buahnya memeriksa bagaimana keadaan Dong yi di penyelidik internal.

Inspektur minta Dong yi bicara. Kemana Dong yi membawa obat itu. Dong yi diam saja. Inspektur berkata jangan bodoh, bagaimanapun semua akan terbongkar, mereka sudah tahu bahwa Dong yi keluar beli obat atas perintah Lady Jang bukan?

Dong yi kaget. Apa? Inspektur berkata, Jujur saja dan ia akan melepaskan dong yi, Dong yi bisa memegang omongannya. Inspektur mengulang pertanyaan-nya dan Dong yi menjawab, "Saya..." semua tegang menunggu..Dong yi, "Saya..saya tidak bisa mengatakannya."

Inspektur marah, "Kurang ajar! apa kau mau meninggalkan tempat ini sebagai mayat?" dong yi kaget.

Dept. musik kacau saat mendengar ternyata Dong yi ditangkap penyelidik internal. Semua staf minta Yeong Dal menolong dong yi. Yeong Dal berteriak pada semuanya, kekuasaan apa yang ia punya? Ia tidak mampu menyelamatkan Dong yi. Yeong Dal sudah merasa gila karena tidak tahu apa yang terjadi pada Dong yi. Yeong Dal tanya pada Hwang apa yang terjadi pada Dong yi, Hwang mengeluh, kali ini Dong yi benar2 dalam masalah besar.

Lady Jang tanya bagaimana dengan Dong Yi, Dayang chu berkata dong yi masih bungkam sampai sekarang. Lady jang kaget, dongyi tetap diam berarti dia bisa mati. Dayang chu juga cemas, mereka pasti akan menyiksa Dong yi dan anak itu mau tidak mau pasti mengaku.

Dong yi duduk di ruangan dan ia mengingat kata2 inspektur kepala. Dong yi mendesah. Lady Jang juga merenung dan ingat kata2 Oh Tae seok, ia hampir jadi selir Raja dan apa yang akan terjadi jika masalah ini diketahui?

Pelayan dan dayang2 istana bergosip, ternyata yang menyuruh Lady Jang. Raja dan rombongan tiba. Mereka menghormat, tapi sukjong merasa ada yang aneh. Ia berhenti sejenak dan melihat ke arah para pelayan. Kemudian di ruang utamanya, Raja tanya pada Kasim Kepala, ayo bicara ada apa?

Kasim menghela nafas dan diam. Raja, "Aku suruh bicara, apa yang terjadi di Keputren?" Raja mendesah, Keputren itu adalah tempat yang tidak bisa kukendalikan meskipun aku Raja. Sukjong janji ia tidak akan ikut campur, ia hanya ingin tahu sebenarnya ada apa. Kasim Han lagi2 mendesah dan Raja ingin jawaban. Kasim Jang datang. Raja tanya ada apa. Tabib istana ingin menghadap, dia sudah menemukan sumbernya. Apa yang membuat tonik Ratu inhyeon menjadi racun.

Tabib masuk dan membawa campuran tanaman obat. Tabib berkata Raja sudah menyebutkan bahwa obat ini ada kontra indikasi. Tabib berkata bahwa seseorang sengaja menambahkan tanaman obat yang akan menghasilkan racun. Sukjong kaget dan marah, siapa yang berani melakukan ini?

Dalam Biro, beberapa pelayan saling pro dan kontra masalah obat ini. Meskipun ini atas perintah Lady jang, tapi bukankah Lady Jang itu wanita kesayangan Baginda, apa pantas mereka melakukan ini, pelayan lain berkata ini bukan hanya masalah obat tapi ada sesuatu dibaliknya.

Dayang Jeong menegaskan bahwa jika seseorang diperiksa oleh Penyelidik internal, pasti akan disiksa. Jadi dia minta Dong yi untuk mengaku karena masih ada sekitar satu jam sebelum pemeriksaan.

Dong yi tetap diam, Inspektur Kepala masuk apa Dayang Jeong mengira dong yi akan mengaku jika cara pemeriksaan-nya seperti ini. Dayang jeong terlalu sopan. Dayang jeong memberi hormat tapi ia berkeras masih ada waktu dan ia minta kesempatan. Inspektur berkata Dayang jeong tidak mendengar perintahnya. Inspektur minta segera disiapkan. Pelayan mengerti dan segera menyiapkan kursi penyiksaan.

Yeong Dal tahu mereka akan menyiksa Dong yi dan ia panik.

Dayang jeong membujuk Dong yi, "Kau pasti tahu siksaan seperti apa yang dilakukan biro penyelidik internal. Belum terlambat untuk mengaku bahwa obat itu untuk Lady jang dan dong yi tidak akan dihukum."
Dong Yi, "Maaf tapi saya tidak bisa melakukannya, saya hanya pelayan rendah tapi saya tahu bahwa kata-kata saya bisa mengacaukan seluruh istana."

Dayang Jeong kaget. Dong yi, "Anda berkata anda tahu masalah ini tapi tetap saja mau menyiksa saya, bukankah ini berarti mereka minta kesaksian saya untuk bisa membuat kasus."

Dayang Jeong tanya apa maksud Dong yi, "Apa kau mau disiksa karena sesuatu yang bukan kesalahanmu? demi melindungi Lady Jang?" Dong yi berkata sebenarnya ini kesalahannya juga, karena ia takut diusir dari istana maka ia setuju untuk keluar melakukan sesuatu yang terlarang, ini adalah kesalahannya dan bagaimana mungkin bisa menyalahkan Lady Jang saja? Pelayan datang dan berkata semua sudah siap, mereka harus membawa Dong yi. Dayang jeong mendesah.

Inspektur dan semua sfat biro penyelidik internal hadir. Dong yi dikawal menuju kursi pemeriksaan. Dong yi diikat. Inspektur tanya terakhir kalinya dimana Dong yi mengirimkan obat itu dan pada siapa? Dong yi tetap diam saja. Inspektur berkata baiklah dan memerintahkan interogasi. Petugas menempatkan kayu diantara kaki Dong yi ketika tiba2

Lady Jang, "Hentikan, segera!!"

Lady Jang dan rombongannya masuk. Dong yi kaget dengan kehadiran Lady Jang. Inspektur memberi salam. Lady Jang melihat ke arah Dong yi.

Lady Jang, "Gadis ini mengirimkan tonik, dan jelas ke kediamanku, itu sebabnya kalian bisa menghentikan penyelidikan ini."

Inspektur kaget, "Yang Mulia?" Dong Yi kaget karena Lady Jang mengaku. Dong yi, "Mamanim?"

Jang Ok Jung, "Mengapa kalian masih diam saja, apa kalian berharap mendenagr dari mulut gadis ini, jadi bebaskan gadis ini segera!"

Inspektur, "Apa anda tahu apa yang baru saja anda katakan dan konsekuensinya..mulai sekarang Anda akan diperiksa oleh biro penyelidik internal."

Jang, "Aku sadar itu."

Inspektur, "Tolong antar Lady jang ke dalam ruang pemeriksaan." Dayang Bong ragu-ragu. Inspektur, Apa yag kau tunggu, cepat!

Dayang chu dan pelayan Lady Jang menghalangi mereka.

Lady jang berkata jangan seperti itu, aku akan menjalani pemeriksaan. Dong yi, "Mamanim..mengapa kau melakukan ini?"

Jang melihat ke arah Dong yi, "Karena kesalahanku maka aku membuatmu menderita..aku minta maaf." Dong yi, "Mamanim?"

Lady Jang, "Jangan cemas aku baik2 saja..pergilah."

Dong Yi, "Yang Mulia?"

0 comments:

Post a Comment