Mae Ri sangat panik saat melihat Moo Kyul di culik maka dari itu Mae Ri segera menghampiri mobil patroli polisi da meminta agar mereka mengejar mobil yang menculik Moo Kyul itu.

Mae Ri : Paman polisi tolong bantu aku!! Seseorang telah di culik!! Ikuti mobil itu paman!!!


Sementara itu Moo Kyul terus berusaha melepaskan diri dari para penculik itu namun dia tidak berhasil melepaskan diri karena tangannya masih terasa sakit.

Moo Kyul : Siapa kalian ini? Mengapa melakukan ini padaku? Apa kau tidak akan menghentikan mobil ini hah?


Jung In dan para crew kebingungan karena Moo Kyul belum juga tiba di lokasi showcase.

Seo Joon : Sebaiknya kita tunggu sebentar lagi. Kang Moo Kyul tidak pernah seperti ini sebelumnya.
Jung In : PD, Tolong kau siapkan interview untuk pemeran utama ini.
PD(Karyawan Jung In) : Baiklah.
Jung In : Seo Joon dan Lee Ahn tolong kau perpanjang waktu untuk interview ini.


Jung In berusaha menelfon Mae Ri untuk menanyakan keberadaan Moo Kyul namun yang mengangkat telfon itu justru Ayah Mae Ri.

Jung In : Dimana Mae Ri?
Ayah Mae Ri : Mae Ri tidak ada di rumah sekarang.
Jung In : Sebenarnya Kang Moo Kyul belum juga datang ke acara showcase dan aku hanya ingin bertanya apakah mungkin Mae Ri tau keberadaan Kang Moo Kyul...
Ayah Mae Ri : Kang Moo Kyul? Huh bocah itu sudah mendapat ganjaran dari apa yang dia lakukan...
Jung In :Apa maksudnya?
Ayah Mae Ri : Bukan... Bukan... Ah aku tutup telfonnya.

Ayah Mae Ri dengan cepat menutup telfonnya sementara Jung In kebingungan dengan apa yang dimaksud oleh Ayah Mae Ri.


Mae Ri terus meminta agar polisi mengebut dan menyusul mobil yang menculik Moo Kyul. Mobil polisi itu berhasil sejajar dengan mobil yang menculik Moo Kyul itu dan polisi meminta agar mobil penculik itu segera berhenti, sementara itu Mae Ri membuka jendela mobil dan terus meneriaki nama Moo Kyul. Moo Kyul yang melihat Mae Ripun ikut meneriaki nama Mae Ri.

Mae Ri : MOO KYUL AAAH!!
Moo Kyul : Mae Ri!!! Mae Ri!!!
Mae Ri : HEY CEPAT BERHENTIKAN MOBILNYA!!!!


Acara interview dengan pemeran utama Drama Wonderful Day di mulai. Dan banyak sekali para penonton yang antusias menyambut Lee Ahn dan Seo Joon yang naik ke atas panggung.

Lee Ahn : Hallo semuanya. Saya Lee Ahn, pemeran utama Wonderful Day
Seo Joon : Hallo saya Seo Joon, pacar Lee Ahn dalam drama ini.

Sementara itu Jung In yang berada di pinggir panggung meminta agar MC memperlama interview ini.

MC : Baiklah ada beberapa pertanyaan yang ingin di tanyakan. Sebenarnya proyek seperti apa Wonderful Day ini?
Lee Ahn : Bisa di katakan bahwa target Wonderful Day ini para remaja. Bagaimanapun juga dalam film ini bisa di lihat mengenai pertumbuhan dan perubahan seorang laki-laki dan seorang wanita demi cinta mereka.
Seo Joon : Dan lagi Wonderful Day ini mengisahkan mengenai rocker dan pacarnya. Dan aku yakin kalian akan sangat tertarik dengan musik dalam drama ini.
MC : Wow dengan mendengar hal ini saja kita akan tertarik.

MC Menatap Jung In dan Jung In memberikan isyarat agar MC memperlama interview ini.


Di sebuah jalan yang sepi, para penculik itu tiba-tiba saja menurunkan Moo Kyul di pinggir jalan. Mae Ri yang melihat hal itu langsung meminta mobil polisi untuk berhenti dan melihat keadaannya Moo Kyul.

Mae Ri : Moo Kyu!!! Apa kau baik-baik saja? Apa yang harus kita lakukan?Haruskah kita ke rumah sakit?
Moo Kyul : Tidak perlu. Kita harus pergi ke showcase itu sekarang.
Mae Ri : Bagaimana bisa kau melakukan pertunjukan dalam keadaan seperti ini?
Moo Kyul : Aku baik-baik saja. Ayo pergi.

Mae Ri pun dengan cepat membantu Moo Kyul berjalan.


MC menatap Jung In meminta penjelasan mengenai acara selanjutnya yang harus di adakan.

Jung In : Kang Moo Kyul belum sampai saat ini jadi tolong kau ulur waktu kembali. Tadi kami menerima kabar bahwa Kang Moo Kyul mengalami sedikit kecelakaan jadi theme song akan di nyanyikan oleh Seo Joon.
Seo Joon : AKU?
Jung In : Maafkan aku Seo Joon.

MC justru mengatakan pada para penonton bahwa yang akan tampil selanjutnya adalah band Moo Kyul. Para crew pun kebingungan dengan hal ini.

Karyawan : Bagaimana ini? Theme song adalah penampilan terakhir untuk malam ini namun Kang Moo Kyul belum tiba juga.
Seo Joon : Aku yang akan melakukannya.


Teman-teman band Moo Kyul naik ke atas panggung dan mulai memperkenalkan diri. Tiba-tiba para fans mulai histeris memanggil-manggil nama Moo Kyul dan ini membuat para crew dan band Moo Kyul kebingungan akan hal itu. Namun Moo Kyul dan Mae Ri segera datang dari arah penonton dan membuat penonton kembali berteriak histeris.


Moo Kyul naik ke atas panggung sementara Mae Ri langsung di tarik oleh Ji Hye dan So Ra.

Moo Kyul : Lagu ini untuk seseorang yang memenuhi hati dinginku ini dengan hangatnya musim gugur. Lagu ini... Merry Christmas I LOVE YOU!!!

Moo Kyul dan bandnya mulai memainkan lagu sementara Jung In, Seo Joon dan Mae Ri terkaget-kaget mendengar pengakuan Moo Kyul di atas panggung itu.

Ji Hye : Wow itu keren sekali!!! Kau sangat beruntung Mae Ri!!!


Kang Moo Kyul terbangun disatu tempat dalam keadaan tangan yang terikat dan mulut yang ditutup sapu tangan. Moo Kyul sangat panik dan berteriak meminta tolong. Ada preman yang datang dan mereka tertawa di depan Moo Kyul. Moo berhasilkabur dari para preman itu namun dia sangat shock saat melihat bahwa tangannya terputus.


Ternyata semua itu mimpi dan akhirnya Moo Kyul terbangun dari mimpinya dan kini Moo Kyul berada di rumah Jung In.

Mae Ri : Moo Kyul, apa kau bermimpi buruk??
Moo Kyul : Ya aku bermimpi di culik. Tunggu... Dimana aku ini? Apa yang aku lakukan disini?
Mae Ri : Kau pingsan setelah konser.
Moo Kyul : Aw pundakku sakit. Sepertinya pundakku terluka setelah aku berkelahi dengan penculik itu.
Jung In : Kang Moo Kyul... Apa kau tau alasan mengapa kau di culik?
Moo Kyul : Aku tidak tau. Satu-satunya alasan... mungkin seseorang mencoba menghentikan aku melakukan showcase ini.
Mae Ri : Apakah mungkin Manager. Bukankah kemarin dia membuat kekacauan juga?
Jung In : Aku akan menyelidikinya.
Mae Ri : Tapi untunglah tidak ada hal serius yang terjadi.


Lee Ahn dan Seo Joon pergi ke bar bersama dan mengobol mengenai showcase.

Lee An : Orang-orang banyak yang datang ke acara showcase, tapi mengapa kau seperti ini?
Seo Joon : Apa yang di rasakan oleh Moo Kyul pada Mae Ri bukanlah cinta... itu hanya rasa kasihan. Ya Dia ada di samping Mae Ri karena perasaan Kasian. Benarkan?
Lee Ahn : Di dunia ini kenapa kau harus membicarakan laki-laki itu?
Seo Joon : YAH! Jika kau berkata seperti itu maka sebaiknya kau pergi saja...
Lee Ahn : Aku sudah memutuskan semua urusan dengan Manager.
Seo Joon : Kau melepaskan diri dari Manager? Hmm dia sepertinya bukan tipe yang akan melepaskanmu dengan mudah. Hari ini kau terlihat seperti bocah yang cool.
Lee Ahn : Jadi akhirnya kau melihat sisi yang berbeda dari aku kan?
Seo Joon : Huh jangan memperolok-olok dirimu sendiri.


Ayah Mae Ri sedang berada di restaurantnya dan dia mengomel kesal karena Mae Ri belum juga menghubunginya setelah Mae Ri kabur dari rumah. Ayah Mae Ri pun memutuskan untuk menelfon Tuan Jung dan membahas masalah Moo Kyul. Tidak disangka ternyata Ibu Moo Kyul mendengar percakapan itu.

Ayah Mae Ri : Hyung ini aku. Aku menelfon karena ingin mengetahui sesuatu.. Apakah kau sudah membereskan orang yang mengikuti Mae Ri itu?
Tuan Jung : Ada sebuah masalah saat membawa dia kemari jadi aku belum bertamu dengannya. Jangan khawatir, aku akan segera mengurus masalah ini. Ah ya aku sudah melihat-lihat kartu undangan. Jadi tanggal berapa kita harus mempersiapkan pernikahan?
Ayah Mae Ri : Apa? undangan? ah kau bisa memilih tanggal yang baik menurutmu.
Tuan Jung : Sebenarnya aku ingin memilih tanggal tepat 100 hari sejak mereka bertemu. Namun aku sedikit khawatir dengan Mae Ri.
Ayah Mae Ri : Jangan khawatir. Aku akan mengurus masalah Mae Ri. Kau pilih saja tanggal yang kau sukai. Ya sampai jumpa Hyung...

Ayah Mae Ri menutup telfon dengan wajah berseri-seri namun wajahnya itu langsung berubah kesal saat melihat Ibu Moo Kyul.


Jung In, Moo Kyul dan Mae Ri berada di ruang tengah rumah Jung In dan mereka membahas masalah Ayah Mae Ri.

Mae Ri : Bagaimana jika Ayahku datang kemari malam ini?
Jung In : Jika dia datang maka kita harus mengatakan semuanya padanya.
Moo Kyul : Dia bukanlah tipe orang yang mendengarkan pendapat orang. Apa kau pikir dia akan berubah pikiran setelah mendengar semuanya?
Jung In : Kita tetap harus mencobanya. Masih ada waktu 10 hari yang tersisa...


Tiba-tiba saja Ayah Mae Ri datang ke rumah Jung In dan dia sangat kaget saat melihat ada Moo Kyul di rumah Jung In juga.

Ayah Mae Ri : Apa yang dia lakukan disini? Jung In apa kau kehilangan kesadaranmu? Bagaimana bisa kau membiarkan pria brengsek ini masuk kedalam rumahmu? Apa kau tidak tau seperti apa orang ini? Hey kau cepatlah keluar!!!
Mae Ri : Ayah hentikan!!! Moo Kyul sedang sakit.
Ayah Mae Ri : Kau berani sekali membawa pria itu ke rumah Jung In!!!
Jung In : Ayah hentikan. Ini semua aku yang melakukannya dan aku yang akan bertanggung jawab.
Ayah Mae Ri : A-A-Apa maksudmu?

Jung In menjelaskan semuanya pada Ayah Mae Ri dan Ayah Mae Ri sepertinya yang tidak menerima semua ini.

Ayah Mae Ri : Jadi selama ini Mae Ri berpindah-pindah tempat tinggal seperti bola ping pong? Satu hari di rumahmu dan hari lainnya ada di rumah orang brengsek ini? Demi tuhan... mengapa bisa seperti ini!!! Baiklah jadi... Kau memperalat Mae Ri demi menyelesaikan urusan kantormu?
Jung In : Ya.
Ayah Mae Ri : Dan kau tidak pernah ada rencana serius untuk menikahi dia?
Jung In : Ya.
Ayah Mae Ri : Sekarang aku dapat melihat bahwa kau adalah orang yang sangat licik.
Jung In : Maafkan aku. Tapi bagaimana pun juga aku sejujurnya ingin membuat Mae Ri bahagia.
Ayah Mae Ri : Dan kau pikir kau dapat melakukannya walaupun kau tidak menikahinya?
Jung In : Aku ingin membantu dia menikmati kehidupan yang dia inginkan.
Ayah Mae Ri : Maksudmu kau ingin aku membirkan Mae Ri menikah dengan laki-laki ini? Apa kau tau ahwa Ayahmu sudah menyiapkan undangan pernikahan untuk kalian berdua?
Mae Ri : Kenapa dia membuatnya padahal aku sudah mengatakan bahwa aku tidak akan menikah?
Ayah Mae Ri : SIAPA HAH?
Moo Kyul : Ayah. Kumohon terima hubungan kami ini. Ini sangat membunuh kami untuk mendapatkan restumu.
Ayah Mae Ri : Mem-membunuh? Siapa yang terbunuh dalam hal ini hah?
Mae Ri : Ayah kumohon tenanglah. Masih ada waktu 10 hari untuk menyelesaikan semua ini..
Moo Kyul : Kumohon nerikan dukungan pada Mae Ri dan biarkan dia yang memilih siapa yang akan dia nikahi atau siapa yang akan hidup bersamanya.
Ayah Mae Ri : Tidak akan! Aku tidak akan pernah mengizinkan hal ini!
Mae Ri : Ayah kumohon...
Ayah Mae Ri : Baiklah... Kau bersikaplah bahwa kau tidak memiliki Ayah dan lakukanlah apapun yang kau inginkan!!

Ayah Mae Ri sangat marah dan langsung pergi begitu saja meninggalkan Mae Ri, Jung In dan Moo Kyul.


Ayah Mae Ri datang menemui Tuan Jung dan mereka membahas masalah pernikahan Mae Ri dan Jung In.

Ayah Mae Ri : Hyung aku pikir pernikahan ini jika kita memutuskan tanggalnya sekarang maka mungkin bisa saja anak-anak itu mengakhirinya secara tiba-tiba.

Tuan Jung terlihat memikirkan kata-kata yang di ucapkan oleh Ayah Mae Ri.


Mae Ri pulang ke rumah Moo Kyul dan mengobati luka di pundaknya Moo Kyul.

Mae Ri : Maafkan aku, ini semua karena Ayahku.
Moo Kyul : Tidak apa-apa. Dia hanya khawatir jika kau akan di sakiti oleh aku. Aku mengerti hal itu dan aku yakin bahwa Ayahmu akan mulai menerima kita jika penghasilanku mulai stabil, benar bukan?
Mae Ri : Aku harap hal itu akan segera datang.

Mae Ri mengobati luka di bahu Moo Kyul dan Moo Kyul sengaja bermanja-manja dengan Mae Ri.

Moo Kyul : Mae Ri yah...
Mae Ri : Apa?
Moo Kyul : Kau pasti tidak tau betapa bahagianya aku saat kau datang ke arena es skating dan saat kau menggenggam tanganku, kau benar-benar meluluhkan hatiku yang dingin.
Mae Ri : Kau pasti tidak tahu juga betapa bahagianya aku saat mendengar kau menceritakan hal ini.
Moo Kyul : Ah karena kau adalah anak yang baik, pasti kau akan mendapatkan hadiah dari Santa Clause.
Mae Ri : Benar... Ah ya bukankah ulang tahunmu pada christmas eve?
Moo Kyul : Wow kau memiliki ingatan yang baik.
Mae Ri : Apa ada sesuatu yang kau inginkan?
Moo Kyul : Hmm lepaskan tirai ini.
Mae Ri : Mengapa di lepaskan? Ini cukup bagus..

Moo Kyul tersenyum genit pada Mae Ri dan Mae Ri tidak mengerti apa yang di maksud oleh Moo Kyul.


Jung In bermimpi buruk mengenai kenangan masa kecilnya saat Ibu dan Ayahnya bertengkar.

Ibu Jung In : Siapa wanita ini? Siapa wanita ini hingga kau menyimpan fotonya di dalam dompetmu?
Ayah Jung In : Apa yang sedang kau lakukan hah?
Ibu Jung In : Katakan padaku, siapa wanita ini? Siapa?
Ayah Jung In : Kau tidak perlu mengetahuinya. Kembalikan foto itu padaku!
Ibu Jung In : Katakan padaku... Siapa wanita itu?

Foto yang di pegang oleh Ibu Jung In itu terjatuh dan ternyata foto itu adalah foto Ibu Mae Ri.

Jung In terbangun dari mimpinya dan dia meneteskan air matanya.


Jung In dan Karyawannya sedang membahas mengenai showcase kemarin dan ternyata banyak sekali yang penasaran dengan bandnya Moo Kyul. Bahkan lagu band Moo Kyul ini langsung masuk kedalam chart ten top songs di Korea dan banyak yang menelfon untuk melakukan interview dengan band Moo Kyul itu.

Ayah Jung In menelfon dan meminta Jung In untuk datang ke rumah Ayahnya.


Jung In datang ke rumah Ayahnya dan ternyata masalah yang ingin di bicarakan adalah masalah pernikahan Jung In.

Ayah Jung In : Undangan sudah selesai dan kau bisa bagikan kepada siapapun yang kau inginkan. Aku sudah mengatur jadwal pada Jumat Terakhir di bulan ini. Ini akan di adakan jam 5, jadi kau jangan sampai melupakannya.
Jung In : Ya.
Ayah Jung In : Apakah kau sudah memikirkan tempat untuk honeymoon kalian? Walaupun kau sangat sibuk tapi kau juga harus memikirkannya. Jadi bawalah ke tempat yang Mae Ri suka dan buat pemesanan.
Jung In : Ya aku mengerti,
Ayah Jung In : Aku dengar showcase kemarin berhasil. Kau pasti sudah bekerja keras.
Jung In : Mengapa kau melakukan ini? Apa yang kau rencanakan pada Kang Moo Kyul? Kau tidak bisa memisahkan mereka dengan cara begini.
Ayah Jung In : Lalu bagaimana?Apa kau ingin mengatakan bahwa kau akan membatalkan pernikahan? Aku yang akan mengatur semuanya jadi kau tidak perlu mengurusi laki-laki itu.
Jung In : Aku pikir ini bukan masalah yang seharusnya kau selesaikan.
Ayah Jung In :Lalu apa kau ingin melihat kehidupan Mae Ri yang menderita dengan laki-laki yang tidak memiliki masa depan?
Jung In : Dan apa yang kau pikirkan jika Mae Ri mengetahui semua yang kau lakukan? Aku yakin bahwa dia tidak akan pernah mau bertemu denganmu lagi!
Ayah Jung In : Apa sebenarnya yang ingin kau katakan?
Jung In : Aku selalu mengikuti semua yang kau minta padaku karena hingga sekarang yang kau inginkan itu lebih penting dari yang aku inginkan. Tapi sepertinya ini belum cukup untuk menghancurkan hidup Ibuku dengan sikap egoismu! Dan sekarang apa kau ingin melakukan hal yang sama padaku? Kumohon jangan memperalat aku dan Mae Ri lagi.
Ayah Jung In : Brengsek! Beraninya kau...

Ayah Jung In menampar Jung In dan langsung pergi begitu saja.


Di Restaurant Ayah Mae Ri banyak para remaja yang sedang membicarakan mengenai Kang Moo Kyul. Saat Ibu Moo Kyul mengantarkan pesanan, dia kaget saat melihat foto Moo Kyul dan dengan bangganya dia mengatakan bahwa dia adalah Ibu Moo Kyul. Sementara itu Ayah Mae Ri terus melihat hal itu dengan kesal.

Ibu Moo Kyul : Tunggu... Bukankah ini Kang Moo Kyul.
Pelajar : Kau tau Kang Moo Kyul?
Ibu Moo Kyul : Tentu saja. Aku adalah Ibunya. Ibunya.
Pelajar : Ibunya? Kalau begitu kita bisa foto bersama kan?Ah apa kau benar Ibunya Kang Moo Kyul?
Ibu Moo Kyul : Tentu saja.. Bukankah dia sangat gorgeous? Bagaimana bisa ya aku memiliki anak alki-laki yang sempurna begini?
Pelajar : Dia sangat keren..
Ibu Moo Kyul : Ya aku sudah yakin bahwa hal ini akan datang suatu hari nanti, aku bahkan bermimpi seperti ini saat aku hamil. Tapi sayangnya ada laki-laki yang meremehkan bakatnya. Dia pasti sangat iri sekali sekarang ini (Sambil menatap Ayah Mae Ri.)
Ayah Mae Ri : Banyak artis dan band di TV, Lalu apa yang dia dapat? Dia hanya sedikit terkenal saja! Lagi pula dia terkenal karena Menantuku yang membuatnya begitu!!
Ibu Jung In : Lihatlah siapa yang berbicara seperti ini?? Kau mengecap kesuksesan orang lain! Jadi jika Anakku terkenal karena Jung siapa itulah, itu karena dia tidak memiliki bakat hah?

Ayah Mae Ri terdiam kesal dan Ibu Moo Kyul langsung tertawa senang karena dia yang menang dalam debat kali ini.


Mae Ri menelfon Moo Kyul dan karena telfon Moo Kyul sedang sibuk maka dia hanya meninggalkan pesan.

Mae Ri : Maaf aku hanya bisa menelfonmu. Aku menelfon untuk memberikan selamat. Kau pasti sangat sibuk kan?Tapi pastikan kau makan dengan baik dan pakailah baju hangat. Aku akan menelfonmu kembali nanti. Aku rindu padamu Moo Kyul...


Ternyata Moo Kyul sedang sibuk menelfon salah satu anggota bandnya dan dia bilang bahwa dia harus memulihkan cedera pundaknya dulu dan lagi besok dia akan ada jadwal interview di radio. Moo Kyul selesai menelfon dan mematikan telfonnya.

Ibu Moo Kyul tiba-tiba datang dan memeluk Moo Kyul.

Moo Kyul : Apa yang kau lakukan disini?
Ibu Moo Kyul : Aku sangat bangga padamu anakku. Bukankah aku hebat karena melahirkan anak yang luar biasa ini?
Moo Kyul : Cepat lah katakan apa yang kau inginkan?
Ibu Moo Kyul : Huh bagaimana bisa kau bersikap ingin begini pada Ibumu?
Moo Kyul : Ngomong-ngomong... Dimana kau tinggal selama ini?
Ibu Moo Kyul : Aku bekerja di Restaurant milik Ayah Merry Christmas. Aku bekerja padanya demi membayar cincin bodoh itu dan laki-laki itu tetap saja mengomel padaku.
Moo Kyul : Mengapa kau bekerja disana?
Ibu Moo Kyul : Aku ingin mengembalikan 10.000.000 won. Jangan marah! Jangan Marah!Aku kemari bukan untuk meminta kau membayarnya, aku kemari karena mengkhawatirkanmu. Ah apa kau terluka? Kemarin aku mendengar Ayah Mae Ri sedang menelfon dengan seseorang dan mereka membiarakan tentangmu.
Moo Kyul : Dengan seseorang?
Ibu Moo Kyul : Ya. mereka juga membahas mengenai surat undangan. Dia tidak mungkin sedang berbicara dengan Menantunya kan?

Moo Kyul terdiam memikirkan kata-kata yang di bicarakan oleh Ibunya itu.


Jung In sedang diam di kamarnya dan Mae Ri menghampirinya. Saat itu Mae Ri melihat ada undangan pernikahan di tempat tidur Jung In dan dia pun menanyakan hal itu.

Mae Ri : Nona Yoon menanyakan kapan kita akan makan?
Jung In : Aku sedang tidak ingin makan. Mungkin nanti.
Mae Ri : Ah baiklah. Tunggu... Apa ini? Apakah tanggal pernikahan sudah di tentukan?
Jung In : Ya benar. Tanggal pernikahan kita sudah di tentukan.

Mae Ri hanya terdiam dan tidak berkomentar apapun mengenai hal itu.


Moo Kyul tiba-tiba datang ke rumah Jung In dan bilang bahwa ada sesuatu yang ingin di bicarakan dengan Jung In.

Jung In : Jadi katakanlah apa yang membawamu datang kemari?
Moo Kyul : Aku datang untuk mengkonfirmasi sesuatu. Ayahmu kah yang melakukan itu? Maksudku penculikan itu. Apa kau terlibat?
Jung In : Tadi sore aku menemui Ayahku untuk membicarakan hal ini.
Moo Kyul : Aku tidak mengerti mebgapa Ayahmu begitu menginginkan pernikahan ini?
Jung In : Aku akan meminta maaf padamu atas nama Ayahku.
Moo Kyul : Permintaan Maaf itu tidak berarti!

Mae Ri diam-diam ingin mendengar pembicaraan itu namun sayangnya Nona Yoon satang dan meminta Mae Ri untuk membantu pekerjaan di dapur.

Jung In dan Moo Kyul masih membahas masalah Mae Ri.

Jung In : Ayahku sepertinya ada perhatian khusus pada Mae Ri, maka dari itu dia yakin bahwa jika dia berhasil melenyakanmu maka semuanya akan berjalan lancar.
Moo Kyul : Lalu siapa yang menyuruh melakukan itu? Apakah Ayah Mae Ri?
Jung In : Kau sebaiknya menjalani showcase saja dengan baik sehingga tidak akan terulang lagi kejadian seperti ini.
Moo Kyul : Katakan ini pada Ayahmu, kita akan lihat pada akhirnya siapa pria yang di pilih Mae Ri untuk membahagiakan dirinya dan siapa yang akan berakhir dengan tangisan!

Moo Kyul segera pergi meninggalkan kamar Jung In. Di dekat dapur Moo Kyul melihat Mae Ri yang sedang belajar memasak dan dia milih untuk pergi tanpa pamit terlebih dahulu pada Mae Ri.


Moo Kyul benar-benar menyita perhatian publik sehingga kantor Jung In kebanjiran tawaran manggung untuk Moo Kyul.

Moo Kyul sedang ada di ruangan Jung In dan dia melihat jadwal manggungnya yang begitu padat.

Moo Kyul : Apakah aku seorang Idola? Mengapa jadwalnya begitu padat seperti ini?
Jung In : Kau tidak jauh beda dengan Idola. Ada 12 fans site yang ada di internet dan sudah memiliki lebih 30.000 member. Jadi perusahaan sudah mempersiapkan mobil, stylis, dan Manager untukmu hingga produksi Wonderful Day selesai.
Moo Kyul : Tapi mengapa kau menerima semua tawaran manggung itu?
Jung In : Bukankah kau bilang bahwa kau ingin cepat sukses?
Moo Kyul : Huh. Kapan semua jadwal ini di mulai?
Jung In : Sekarang.

Telfon Jung In berbunyi dan itu tandanya Moo Kyul harus segera pergi ke acara wawancara di radio.


Mae Ri sedang belanja di sebuah toko kecantikan. Dia membelikan hair treatment cream untuk Moo Kyul. Pada saat itu di toko itu sedang di putarkan siaran radio yang memutarkan lagu Moo Kyul. Seorang karyawan toko menghampiri Mae Ri dan mereka mengobrol.

Karyawan toko : Bukankah lagu ini sangat enak di dengar? Dia benar-benar keren. Apa kau berfikir seperti itu juga?
Mae Ri : Ah ya.

Lalu wawancara Moo Kyul di radio pun di mulai dan di putar di toko kecantikan itu sehingga Mae Ri bisa mendengarnya.

Penyiar : Aku akhirnya bisa mengerti mengapa banyak sekali fans wanita yang tergila-gila padamu. Kau benar-benar terlihat seperti pangeran dalam komik.
Moo Kyul : Terima kasih.
Penyiar : Ah ya bredar kabar bahwa kau menulis lagu ini untuk pacarmu.
Moo Kyul : Ya itu benar.
Penyiar : Apakah pacarmu itu seseorang yang kami kenal?
Moo Kyul : Tidak.. Tidak... Merry Christmas bukanlah artis.
Penyiar : Oh... kau bermain rahasia rupanya.... Aku tebak pasti Merry Chritsmas adalah nama panggilan Seo Joon.
Moo Kyul : Bukan-bukan. Itu bukan nama panggilannya.
Penyiar : Oh itu bukan nama panggilannya? Kalau begitu kau harus membuat nama panggilan untuknya. Ah maaf kita harus selingi siaran ini dengan iklan terlebih dahulu...

Mae Ri langsung cemberut saat mendengar wawancara itu karena banyak orang yang mengira bahwa Moo Kyul itu adalah pacarnya Seo Joon.


Mae Ri berjalan ke kasir dan meminta agar karyawan toko membungkus hair treatment yang dia beli.

Karyawan : Huh Kang Moo Kyul pasti benar-benar berpacaran dengan Seo Joon. Benar bukan?

Mae Ri hanya diam saja mendengar komentar tersebut.Hp Mae Ri bebrunyi dan itu telfon dari Ayahnya yang mengatakan bahwa Ayahnya skait. Mae Ri pun bilang pada Ayahnya bahwa dia akan segera datang ke rumah.


Mae Ri pulang ke rumah namun ternyata Ayahnya tidak sakit sama sekali.

Mae Ri : Ayah, kau bilang sedang sakit.
Ayah Mae Ri : Apa kau kecewa karena aku tidak skait?
Mae Ri : Bukan begitu. Tentu bukan begitu. Tapi... Bagaimana mungkin kau berbohong pada putrimu sendiri? Aku sangat khawatir.
Ayah Mae Ri : Aku tidak memiliki pilihan lain.

Ayah Mae Ri mengambil sebuah majalan besar dan menyimpannya di atas meja untuk di perlihatkan kepada Mae Ri.

Mae Ri : Apa ini?
Ayah Mae Ri : Model Hanbok.Aku sudah menelfon tempatnya jadi pergilah bersama Jung In dan beli hanbok. Aku tidak dapat melakukan banyak hal namun aku ingin membayar hanbok ini dengan uangku.
Mae Ri : Ayah! Aku sudah katakan bahwa aku tidak ingin menikah.
Ayah Mae Ri : Bagaimana bisa kau mengatakan hal seperti itu sementara Tuan Jung sudah membagikan undangan, menyiapkan gedung pernikahan, dan membuat reservasi bulan madu? Itu tidak masalah, Bagaimana bisa pernikahan itu berlangsung tanpa pengantin wanita? Jangan sampai Tuan Jung melakukan sesuatu lagi seperti yang dia lakukan pada pria brengsek itu...
Mae Ri : Apa yang kau katakan? Apa? Apa mungkin dialah yang menculik Moo Kyul?
Ayah Mae Ri : Apa? Tidak mungkin dia melakukan itu. Maksudku ya dia tidak mungkin melakukan hal itu padanya.
Mae Ri : Berhentilah membuatku bingung ayah!!
Ayah Mae Ri : Sungguh aku tidak mengetahui apapun.
Mae Ri : Jika kau tidak ingin mengatakan yang sebenarnya padaku maka aku akan mencari tahu sendiri!!

Mae Ri langsung berdiri dari duduknya dan pergi dari rumah meninggalkan Ayahnya yang memanggil namanya.


Moo Kyul datang ke ruangan Jung In dan melemparkan jadwal tampilnya ke meja.

Moo Kyul : Aku baru saja memeriksa jadwal minggu ini dan aku penasaran mengapa ada jadwal photo?
Jung In : Ini khusus untuk cover special majalah. Dan ini penting untuk promosi drama juga.
Moo Kyul : Dengarkan aku... Aku ini Musisi, bukan model!
Jung In : Tapi mereka sudah membuat konsepnya untuk Kau dan Seo Joon sebagai pasangan. Imagemu akan hancur jika kau menolaknya secara tiba-tiba.
Moo Kyul : Aku tidak ingin melakukannya!
Jung In : Well, kau harus melakukannya.
Moo Kyul : Aku sudah katakan tidak mau!!
Jung In : Kang Moo Kyul!!
Moo Kyul : Kenapa? Apa kau ingin memaksaku seperti yang Ayahmu lakukan hah?


Tanpa sepengetahun Jung In dan Moo Kyul ternyata Mae Ri datang ke kantor Jung In dan dia mendengar percakapan itu.

Mae Ri : Jadi Pamanlah yang melakukan penculikan Moo Kyul?

Moo Kyul dan Jung In sama-sama kaget melihat kehadiran Mae Ri. Mae Ri segera pergi dari ruangan Jung In dan Moo Kyul segera mengejarnya ==


Moo Kyul : Mae Ri... Kau mau pergi kemana?
Mae Ri : Bertemu dengan paman.
Moo Kyul : Dan apa yang akan kau lakukan padanya?
Mae Ri : Dia sudah melewati batas! Aku tidak bisa begini terus.
Moo Kyul : Kalau begitu kita pergi bersama.
Mae Ri : Tidak. Aku akan pergi sendiri. Aku yang akan mengurus semuanya.

Mae Ri pun meninggalkan Moo Kyul dan pergi menemui Paman Jung.


Tuan Jung sangat senang saat melihat Mae Ri datang berkunjung ke rumahnya.

Tuan Jung : Aku senang kau datang kemari.
Mae Ri : Apa benar kau yang merencanakan penculikan Moo Kyul?
Tuan Jung : Hidup beberapa orang berakhir tidak bahagia karena kebohongan. Aku mencoba untuk menghindari hal itu.
Mae Ri : Tapi aku tidak seperti itu, aku tidak bahagia sekarang ini. Kumohon jangan sakiti Moo Kyul kembali.
Tuan Jung : Dia lah satu-satunya yang sebenarnya menyakitimu. Lalu apakah aku harus diam saja melihat dia ingin merusak pernikahan anakku dan menantuku yang sudah disiapkan?
Mae Ri : Maafkan aku paman. Sejujurnya aku dan Jung In berbohong mengenai hidup bersama demi kau tidak memberhentikan inventasi untuk drama.Dan karena aku yang merencanakan ini maka aku siap menerima hukumannya.
Tuan Jung : Aku tidak akan melakukan hal itu. Saat kau memulai kehidupan baru bersama Jung In setelah pernikahan itu maka kau akan menerti mengapa aku melakukan semua ini padamu.
Mae Ri : Paman kumohon hentikan pernikahan ini. Aku tidak bisa menikah dengan Jung In...
Tuan Jung : Mae Ri.... Percaya lah padaku. Aku adalah pria yang memegang janjinya. Sekarang aku lelah jadi sebaiknya kau pulanglah.

Mae Ri terdiam dan tidak membahas masalah itu kembali dengan Tuan Jung.


Moo Kyul menjadi model untuk foto iklan bersama dengan Seo Joon.

Seo Joon : Kau melakukannya dengan baik padahal ini perama kalinya kau menjadi model.
Moo Kyul : Benarkah?
Seo Joon : Mae Ri pasti senang karena dialah yang merubah Kang Moo Kyul.

Moo Kyul terdiam mendengar kata-kata Seo Joon itu dan mereka pun kembali memulai foto seasion.


Mae Ri menunggu Moo Kyul semalaman hingga dia tertidur dan saat dia bangun di pagi hari dia melihat ada Moo Kyul yang tersenyum.

Mae Ri : Moo Kyul kau pasti lelah, cepatlah tidur.
Moo Kyul : Tidak. Aku harus segera pergi sebentar lagi.
Mae Ri : Lalu mengapa kau pulang ke rumah?
Moo Kyul : Agar aku bisa melihat wajahmu walaupun sebentar. Ah bagaimana pertemuanmu dengan Tuan Jung?
Mae Ri : Aku mengatakan yang sebenarnya pada dia. Jadi aku tidak perlu kembali ke rumah Jung In kembali.
Moo Kyul : Baguslah. Aku rasa aku bisa mendapatkan cincin itu kembali setelah satu atau dua kali performances jadi ingat jangan kembali ke rumah laki-laki itu.
Mae Ri : Tapi Moo Kyul.... Apakah kau tetap harus bekerja saat malam natal?
Moo Kyul : Hmm aku rasa aku ada jadwal penampilan pada hari itu. Kenapa?
Mae Ri : Kenapa kau bertanya 'Kenapa'? Malam natal ini akan menjadi natal pertama kita dan juga ulang tahunmu. Aku akan menunggumu jadi bekerja keraslah dan cepat kembali ke rumah. Mengerti?
Moo Kyul : Baiklah. Aku akan langsung berlari secepatnya setelah acara sudah selesai.


Moo Kyul dalam perjalanan menuju ke tempat shownya dan tiba-tiba saja dia melihat ada sebuah toko accesories sehingga dia meminta kepada supirnya untuk berhenti sesaat.
Moo Kyul masuk kedalam toko itu dan dia melihat ada kalung dengan bandul bergambar kucing. Moo Kyul kembali mengingat wajah Mae Ri yang seperti kucing dalam Film Shrek dan itu membuat Moo Kyul tertawa lalu memutuskan untuk membeli kalung tersebut.


Moo Kyul sedang di make up dan seorang produser acara menghampirinya.

Produser : Hallo apa kabar? Saya Produser Kim Min Jae dari Entertainment Business World.
Moo Kyul : Hallo senang berkenalan denganmu, saya Kang Moo Kyul.
Produser : Wah ternyata kau memiliki wajah yang tampan. Acara hari ini akan membahas mengenai 'Hot Issue Profilies' Apakah kau bisa bernyanyi dalam acara ini?
Moo Kyul : Apakah aku bisa bermain gitar selama bernyanyi?
Produser : Tentu. Ah ya kami juga ada naskah untuk interview jadi kau bisa santai.

Moo Kyul mengangguk mengerti dan menerima naskah tersebut.


Manager melihat tayangan di TV yang menayangkan acara music dan dalam acara tersebut lagu Moo Kyul menduduki chart no 1.

Manager : Huh sepertinya kau bertambah populer.


Moo Kyul sudah menyelesaikan acaranya dan dia berjalan keluar dari gedung tersebut namun dia tengah-tengah dia bertemu dengan Manager.

Manager : Wow kita bertemu disini! Aku ingin meminta maaf atas segala yang aku perbuat padamu.
Moo Kyul : Meminta maaf? Itu bukan seperti sifatmu.
Manager : Hmm bagaimana jika kau membuat debut international/
Moo Kyul : Aku tidak tertarik.
Manager : Kau harus memikirkannya. Culture band lebih besar perkembangannya di Jepang.
Moo Kyul : Aku tidak memiliki rencana itu.

Moo Kyul berjalan pergi meninggalkan Manager namun Manager langsung mengejarnya dan terus mengatakan kata-kata rayuan agar Moo Kyul mau bergabung dengan agensinya.

Manager : Kau tau kan bahwa aku dulu menjadi manager Lee Ahn. Aku dapat membuatmu lebih berkembang dari pada dia.Pikirkan lah menganai hal itu. Aku siap memberikan uang kontrak 1.000.000.000 won padamu. Kau tidak akan mendapatkan tawaran ini dari orang lain.


Moo Kyul keluar dari gedung tempat acara dan para wartawan pun langsung menghampirinya, namun Moo Kyul tidak menjawab pertanyaan dari para wartawan dan memilih untuk segera masuk kedalam mobil.

Wartawan : Dia datang... Kang Moo Kyul!!! Bagaimana perasaanmu mengenai kesuksesanmu?? Apakah kau benar-benar kencan dengan Seo Joon?? Kumohon ceritakan pada kami mengenai hubungan yang sebenarnya antara kau dan Seo Joon....


Jung In pulang ke rumahnya dan dia kebingungan karena rumahnya sangat sepi. Jung In melihat ke arah dapur dan tidak ada Mae Ri disana. Jung In membuka kamar Mae Ri dan ternyata Mae Ri juga tidak ada di dalam kamarnya.


Mae Ri ternyata berada di rumah Moo Kyul dan sedang menghias rumah Moo Kyul dengan berbagai hiasan natal. HP Mae Ri berbunyi dan itu merupakan telfon dari Jung In.

Mae Ri : Ya?
Jung In : Mae Ri apakah kau terlambat datang hari ini? Aku awalnya berencana untuk mengajakmu pergi ke toko buku. Hmm kapan kira-kira kau akan pulang? Aku akan menjemputmu. Hallo... Mae Ri?
Mae Ri : Jung In.
Jung In : Ya?
Mae Ri : Aku... Aku tidak akan kembali ke rumahmu lagi. Aku sudah bertemu dengan paman dan menceritakan kebenaran padanya...
Jung In : Mae Ri... Ini akan menjadi sedikit masalah bagiku jika kau secara tiba-tiba memutuskan hal itu dengan caramu dan kontak tetap belum selesai.
Mae Ri : Aku pikir kontak itu sudah tidak berarti lagi. Maafkan aku, aku akan menutup telfonnya sekarang.

Mae Ri segera menutup telfonnya dan merasa lega karena telah mengatakan semuanya pada Jung In.
Hp Mae Ri tiba-tiba berbunyi dan itu telfon dari So Ra.


Jung In shock saat mendengar hal tersebut dari Mae Ri dan dia terlihat tertekan.


Mae Ri datang ke cafe tempat So Ra bekerja dan ternyata disana sudah ada Ji Hye.

Mae Ri : Ada apa ini?
Ji Hye : Kami memutuskan untuk membuat pesta besok bersama dengan Ri No, Yo Han dan Re Oh kau juga harus datang. Aku memanggilmu kemari agar kita bisa merencanakannya.
Mae Ri : Kita lihat nanti.
Ji Hye : Apa maksudmu dengan 'Kita lihat nanti'? Apa kau kini lebih memilih pacarmu dari pada temanmu? Lihat saja aku akan menulis dalam Internet bahwa kau dan Mo Kyul tinggal bersama.
Mae Ri : Yah, bagaimana jika ada seseorang yang mendengarnya?
Ji Hye : Tidak akan ada yang mendengarnya!
So Ra: Selain itu pasti menyenangkan jika kita pergi bersama, jadi kau tidak boleh terlambat. Okay?
Mae Ri : Hmm baiklah. Apa yang dapat aku bantu?
Ji Hye : Ah ya jangan lupa untuk mengajak Moo Kyul bersamamu.
Mae Ri : Dia sedang sibuk.
So Ra : Mengapa dia begitu sibuk?


Mae Ri pulang ke rumah dan membuat kue ulang taun untuk Moo Kyul lalu dia juga merapihkan rumah sekali lagi.
HP Mae Ri berbunyi dan dengan cepat dia mengangkatnya

Mae Ri : Moo Kyul ah kapan kau akan pulang?
Jung In : Ini aku...
Mae Ri : Maaf, aku pikir ini Moo Kyul.
Jung In : Apakah kau bisa datang?
Mae Ri : Maafkan aku.
Jung In : Ada sesuatu yang belum aku katakan padamu.
Mae Ri : Hari ini adalah hari ulang tahun Moo Kyul jadi kami berjanji akan merayakannya di rumahnya.
Jung In : Dia sedang ada acara di tempat ski jadi dia akan pulang sangat telat.
Mae Ri : Tapi dia sudah berjanji bahwa dia akan datang.
Jung In : Kalau begitu kumohon berikan beberapa menit waktumu untuku.
Mae Ri : Jung In... Maafkan aku...

Mae Ri langsung memutuskan kontak telfon dan Jung In terlihat sedih. Padahal sebenarnya Jung In sudah menyiapkan banyak makanan untuk merayakan natal bersama dengan Mae Ri. Sementara Mae Ri juga terus menunggu kedatangan Moo Kyul.


Moo Kyul terlihat kesal dan dia langsung menelfon Jung In sambil marah-marah.

Jung In : Ya Kang Moo Kyul?
Moo Kyul : Bukankah aku meminta kau mengatur jadwal dengan benar?
Jung In : Ini bukan photo shoot dan ini juga bukan talk show. Ini adalah konser yang kau inginkan. Lalu apa masalahnya?
Moo Kyul : Sejak kapan konser di sambungkan dengan acara ski? Dan mengapa aku harus terbuang dari kota dan terdiam di dalam mobil yang terjebak dalam macet? Kenapa kau melakukannya semia padaku?
Jung In : Aku melakukannya sesuai dengan yang kau inginkan.
Moo Kyul : Ingat ya saat aku mendapatkan uang untuk mengambil cincin pertunangan itu maka aku akan menghentikan semua hal sampah ini!!!

Moo Kyul segera mematikan telfonnya dan membuat Jung In kembali merenung.


Jung In terdiam sendiri di dapur rumahnya sambil menatap makanan yang tersedia di meja makan. Jung In lalu mengingat kejadian saat ada Mae Ri di rumahnya dan itu membuat Jung In tersenyum.


Mae Ri terus menunggu Moo Kyul hingga larut malam. Mae Ri mencoba menghubungi Moo Kyul dan Moo Kyul mengangkat telfonnya.

Mae Ri : Moo Kyul ah, dimana kau?
Moo Kyul : Hmm terjadi kemacetan, mungkin karena ada kecelakaan. Jadi aku akan pulang telat, kau tidurlah terlebih dahulu.
Mae Ri : Begitukah? Hmm kalau begitu baiklah.
Moo Kyul : Maaf.

Moo Kyul menutup telfon Mae Ri itu dan tersenyum. Ternyata Moo Kyul sengaja mampir ke sebuah tempat untuk mengambil cincin pertunangan Mae Ri yang dulu di gadaikan oleh Ibunya.


Mae Ri mendapatkan sms dari Jung In dan isi sms tersebut membuat Mae Ri kebingungan.

Isi SMS:
Mae Ri, 100 hari belum terlewati. Aku akan terus menunggumu hingga kau mendengar apa yang ingin aku katakan.


Jung In terus menunggu dan akhirnya Mae Ri datang menghampiri Jung In di rumah Jung In.

Jung In : Aku suka makan kue saat natal. Karena dengan begitu maka akan terasa sedang natal.
Mae Ri : Aku dapat merasakan hal itu. Setelah Ibuku meninggal dan Ayahku selalu membuat kekacauan, aku menikmati pesta natal sendirian dengan menancapkan lilin ke atas kue.
Jung In : Sepertinya menyenangkan untuk melewati natal bersama seseorang... Hmm terasa hangat.
Mae Ri : Jung In... Ada sesuatu yang ingin aku katakan.


Pada saat itu terlihat Moo Kyul yang sedang berjalan ke arah rumah Jung In sambil tersenyum ceria dan membawa kotak berisi cincin itu.

Mae Ri : Kumohon... ceraikan aku... dengan begini kita bisa mengakhiri semuanya. Aku akan pergi sekarang.

Mae Ri meneteskan air matanya dan bergegas pergi, namun Jung In segera mencegahnya dengan memeluk Mae Ri dari belakang.

Jung In : Hanya untuk beberapa saat saja... Diamlah seperti ini hanya untuk beberapa saja...

Tiba-tiba Moo Kyul masuk kedalam rumah Jung In dan dia kaget saat melihat Mae Ri yang sedang di peluk oleh Jung In.

0 comments:

Post a Comment