Sinopsis Miss Ripley Episode 3

Written by Yui Shinji 0 comments Posted in:

Jang Miri memutuskan mengikuti Hee Ju. Di halte saat menunggu bis. Jang Miri berpikir bagaimana caranya memulai pembicaraan dengan Hee Ju.


Tak berapa lama. Jang Miri kembali teringat masa kecilnya di panti asuhan. Saat itu Hee ju menangis keras menolak untuk di adopsi keluarga Jepang. Hee Ju kecil menangis. Jang Miri menolong dengan menyembunyikan Hee Ju kecil. Apalagi saat itu Hee Ju sakit perut. Suster panti asuhan mencari Hee Ju kemana-mana. Karena tidak ditemukan. Akhirnya Suster panti memutuskan Jang Miri yang akan menggantikan posisi Hee Ju. Jang Miri yang diadopsi oleh keluarga Jepang. Jang Miri menangis, meminta Suster membatalkan rencana adopsi karena Jang Miri sedang menunggu kedatangan Ibu Jang Miri.


Kembali ke masa kini. Jang Miri menjatuhkan secara sengaja seorang laki-laki di bus. Terjadi keributan kecil di bus. Akhirnya Hee Ju mengenali Jang Miri. Miri pun tersenyum licik.


Hee Ju mengajak Jang Miri main ke rumah nya. Di rumah Hee Ju, Jang Miri melihat detil ke sekitar.
He Ju : Kenapa kamu ga kontak aku ? Tidak kah Kau punya No telp ku.
Haha iya benar, kau tidak punya no ku.
Lucu ya ? Kita bahkan bekerja di hotel yang sama, tapi tidak pernah bertemu
Mi Ri : Rumah mu bagus.
He Ju : Ini punya Ja Jin Oppa. Kau tidak mengenalnya. Kukenal setelah Mi ri diadopsi.
Ya ak menyewa lantai bawah kepadanya.

Miri pun melihat foto kecil dirinya bersama Hee Ju dan keluarga barunya.

He Ju : Tidak kah menyenangkan masa lalu ?
Mi Ri : Tidak. Aku amat benci. Aku tidak punya kenangan yang menyenangkan sedikit pun.
Aku ingin melupakan nya jika mungkin.
He Ju : Bagaimanapun juga kamu sudah kembali :)
Mi Ri : Tapi aku tidak akan kembali ke aku di masa lalu
Mi Ri : Bagaimanapun yang lalu sudah terjadi.
Aku tidak bisa mengubahnya.
I'll improve and improve. I'll succeed & rise high.
And i want people to look at me.



Mi Ri : Yup benar. He Ju selalu beruntung.
He Ju : Tidak juga
Mi Ri : Tidak kah kamu bertemu orang tua angkat yang baik ?
He Ju : Jangan berkata begitu
Mi Ri : Seharusnya bukan aku yang di adopsi.
Mungkin saja hidup ku akan berbeda.

He ju, kau lah yang mengubah seluruh hidup ku

He Ju : Aku selalu merasa bersalah untuk hal itu. Maaf


Tak berapa lama Hee Ju menyiapkan makanan untuk menyambut kedatangan Jang Miri. Dasar He Ju yang ceroboh. Hee Ju menjatuhkan mangkok, kaki Hee Ju berdarah. Hee Ju meminta Jang Miri mengambil plester luka di lemari. Jang Miri mencari dan tanpa sengaja melihat Ijazah Hee Ju. Jang Miri tersenyum. Otak licik Jang Miri beraksi.

Omo .. Omo ... How bad this girl, isn't she ?

Jang Miri pun menempelkan plester luka di kaki Hee Ju. Hee Ju yang senang dengan perhatian Jang Miri memeluknya. Dan Hee Ju yang naif mengajak Jang Miri untuk tinggal bersama.
Is It Okay ? Kata Jang Miri


Malam, saat Hee Ju tertidur. Jang Miri mencuri ijazah Hee Ju dan lari menuju editor ijazah , dan sekejap Jang Miri men fax kan ijazah editan itu ke kantor.

Oi Miri punya sahabat di dunia ini susah, tega nya kau :(


Sementara itu 2 lead actor akhirnya bertemu. Myung Hoon & Yukata. Mondo Group merger dengan hotel Myung Hoon bekerja. Sebelum scene ini, Myung Hoon mengajukan resign ke direktur hotel. Tapi di tolak. Karena investor baru percaya pada kapabilitas Myung Hoon.


Proses merger hotel bukan perkara yang mudah. Banyak yang yang dibahas. Yang menjadi concern utama adalah karyawan. Myung Hoon berharap tidak ada re strukturasi karyawan. Apalagi jika mengarah ke pemecatan.

Yukata : Permintaan apapun, apalagi otoritas pegawai akan diberikan wewenang nya
ke Direktur Jang (Myung Hoon)
Yukata : Hanya satu permintaan kami. Kekuatan di atas mu, adalah milik Mondo Group
Myung : Apa ini artinya kamu meminta semua ?


Saat negosiasi, Myung Hoon mengemukakan keinginan nya untuk resign dengan alasan personal.

Yukata : Itu artinya anda belum memperlakukan ku sebagai kolega.
Anda tidak dapat mengatakan karena alasan personal.
Karena jika bukan anda yang mengelola hotel. Ini menjadi sia-sia.


Malam nya, Jang Miri berjalan lelah menuju apartment sehabis melakukan perbuatan jahat itu.
Sementara Yukata tak kenal lelah begitu melihat Miri. He's being stalker again.

Duh, dimana harga dirimu Yukata. Tak perlu lah kau begini untuk wanita se jahat Miri.

Yukata : Baru pulang ?
Beli Soju (arak) ?
Diminum sendiri ?
Oh bagus lah, aku baru saja akan mengajakmu untuk minum bersama :)
Miri : ... (No response)


Yukata : Actually, I'm Interested In You ?
Miri : Aku lelah. Ketemuan nya nanti saja.

Duh 2x ... Situasi nya ga tepat untuk Yukata mengungkapkan isi hatinya. Semudah itu kah Yukata mengucapkan ketertarikannya ke Miri. Pakai strategi dunk :p


Rupanya Yukata tetap melanjutkan percakapan. Karena hari ini adalah hari terakhir Yukata di apartemen. Dan mungkin saja bagi Yukata hari ini hari terakhir bertemu Jang Miri.

Yukata : Nama saya Song Yu Hyeon (Yukata)
Saya belajar di jepang sejak kecil.
Dan kembali karena ayah saya sakit.
Saya harus mengambil alih pengelolaan perusahaan.
Miri : ... No response ... (tersenyum ketus)


Miri : Oh ini cara kuno.
saya kenal tipe orang macam kamu.
Yang mengarang cerita dongeng yang dah ga jaman nya lagi.
Aku tidak suka orang yang melihat kondisi orang lain
lalu menyembunyikan identitas nya
Oh ya bagaimana dengan anggota keluarga lain, punya kah ?
Dan bagaimana dengan harta ? Apakah ada perebutan kekuasaan ?

Hehe .. Miri acting seperti cewe matre.


Miri : Maaf saya tidak tertarik.

Walo di tolak langsung. Yukata tak pernah menyerah, dia pun tersenyum.
Bahkan Ja Jin, teman Yukata ikut marah dengan Miri. Dan memaksa miri meminta maaf. Miri menolak. Keduanya di lerai Yukata.


Hotel heboh. Putri perdana mentri jepang kabur. Dan tidak di temukan keberadaan nya.
Ibu tiri Yukata mengajak Yukata untuk memanfaatkan kondisi ini menjatuhkan rekan kerja nya yaitu Myung Hoon. Tapi Yukata menolak .

Hehe .. emang baik banget Yukata ini, sportif. Sayang kenapa dia harus suka Jang Miri


Myung Hoon pusing mengatasi masalah putri PM Jepang yang hilang. Di tambah dengan ada nya rekan merger. Mau tidak mau restrukturisasi pegawai harus dilakukan. Pegawai baru harus melalu tahap tertentu sebelum menjadi pegawai tetap. Itu artinya Jang Miri tidak mendapatkan janji sebagai pegawai tetap.

Jang Miri langsung mendatangi Myung Hoon.
Mi Ri : Kenapa saya masuk daftar adjusment personel
Mi Ri : Walo saya qualified tapi saya tidak punya pengalaman kerja sebelumnya.
Tapi yang membawa saya ke sini adalah Director.
Tentu, saya tidak mengatakan director lah yang harusnya bertanggung jawab
Myun: Kenapa saya harus bertanggung jawab pada mu ?
saya bukan supervisor mu dan bukan keluarga mu ?
Kenapa menjadikan saya orang lain yang harus bertanggung jawab ?
Mi Ri : Apa nie karena kesalahan saya ?
Anda belum mengenal saya. Padahal saya sudah percaya dan bergantung pada Anda
Myun : Kamu mengatakan saya tidak kenal kamu ?
Kamu adalah tipe orang yang harus menang.
Kamu akan fokus tanpa melihat kebelakang. Kamu kurang memahami orang lain
Kamu selalu merasa tidak enak jika gagal mendapat yang kamu inginkan.
Masih belum mengertikah saya tentang kamu ?


Tapi bukan Jang Miri kalau dia menyerah begitu saja. Mendengar kabar putri PM menghilang. Jang Miri seduce karyawan lain agak diberi kesempatan mendapat data putri PM yang hilang. Setelah mendapat informasi lengkap, Jang Miri pergi keluar.

Di lift Miri bertemu Myung Hoon.
Myung Hoon : Saya tidak melihat mu di ruangan hari ini. Marah ?
Jang Miri : Tidak saya berterima kasih atas pelajaran hari ini. Saya jadi tau kelemahan saya.
Myung Hoon : Kamu impulsive.


Tanpa menyerah, Jang Miri menyusuri jalan mencari Putri PM. Hingga dia melihat poster konser X5. Jang Miri pun datang ke konser. Melihat satu persatu wanita yang ada di konser itu. Beruntung bagi Jang Miri. Jang Miri melihat putri PM sedang di panggung bersama boyband idolanya X5.

X5 kayaknya pernah dengar deh, salah satu boyband pembuka di konser Suju di Jakarta ya ?

Jang Miri mengikuti putri PM hingga ke hotel. Tanpa sengaja Jang miri melihat putri PM mencium teman wanitanya di eskalator. Miri pun kaget sambil berpikir.


Setelah mencari tau dari house keeping hotel. Jang Miri menyadari sesuatu. Dan mengetuk pintu kamar putri PM.

Jang Miri : Saya lesbian juga.

Oh no ... Jang Miri mengatakan ini padahal Myung Hoon mendengarnya.

Jang Miri : Saya tau bagaimana rasa nya menjadi orang yang berbeda.
Saya pun pernah demikian.
Karena itu saya ingin sharing sesuatu.
Saat itu saya mencintai dia (perempuan)
Saya ingin menikahi dia (perempuan)
Saya kabur dari rumah.
Ayah mencari hingga terjadi kecelakaan dan meninggal.
Tau kah kamu apa yang paling aku sesalkan ?
Jika ayah mu kehilangan jabatan dan segalanya akibat ulah mu ?
Apa kamu sanggup menerima resiko itu ?
Kalau kamu sanggup silahkan ... Kalo tidak jangan ...


Usai percakapan singkat. Miri kembali ke kantor. Sayang putri PM tidak kunjung datang di moment penting. Tak berapa lama kemudian, putri PM datang. Myung dan Miri berlari.
Hingga Putri PM mengenali Miri dan

Putri PM : Unnie ... terima kasih banyak
Miri : Bukan , aku yang terima kasih. Ini masa depan mu. Terima kasih telah menjadi bijak

Myung hoon tersenyum melihat adegan itu. Direktur utama memanggil Myung Hoon dan Jang Miri. Direktur mengajak keduanya makan malam sebagai hadiah dan ucapan terima kasih ke Jang Miri.


Myung Hoon mengetahui Jang Miri lesbian, tampak sedikit tenang dan mengajak Miri menumpang mobil nya ke rumah makan. Miri senang :)

Di lobi depan hotel, Jang Miri keluar bersama Myung Hoon. Miri tersenyum.
Miri sudah ada rasa ke Myung Hoon . Rupanya Yukata melihat Miri. Dia pun tersenyum :)


Yukata pun perlahan menuju ke arah Miri. Senyumnya berubah pahit saat melihat Miri dan Myung Hoon berada dalam 1 mobil.

Dan sedikit cemburu, Yukata memanggil staff nya meminta daftar karyawan hotel ...

0 comments:

Post a Comment